LEBAK – Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah meninjau kondisi ruas Jalan Cikapek–Leuwidamar sekaligus melihat perkembangan pembangunan kawasan Agrowisata Cikapek di Kecamatan Leuwidamar.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur yang menjadi penunjang pengembangan kawasan wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Amir Hamzah mengecek langsung kondisi akses jalan menuju kawasan Agrowisata Cikapek. Menurutnya, kualitas jalan menjadi faktor penting karena akan menentukan kenyamanan dan kemudahan mobilitas wisatawan yang datang ke lokasi tersebut.
Selain akses jalan, ia juga meninjau pembangunan sejumlah fasilitas pendukung di kawasan agrowisata, termasuk rencana pembangunan zona rest area yang diproyeksikan menjadi titik layanan bagi pengunjung. Pemerintah Kabupaten Lebak menargetkan seluruh infrastruktur dibangun sesuai standar agar memiliki kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Amir menilai Agrowisata Cikapek memiliki peluang berkembang sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Lebak. Potensi tersebut dinilai mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat sekitar apabila didukung dengan infrastruktur yang memadai.
“Agrowisata Cikapek ini saya lihat memiliki prospek yang bagus untuk menumbuhkan pusat ekonomi wisata baru. Karena itu harus disiapkan infrastruktur jalan yang baik menuju kawasan wisata, serta fasilitas di dalam kawasan yang memenuhi standar sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung,” ujarnya, belum lama ini.
Menurutnya, pengembangan kawasan wisata tidak cukup hanya mengandalkan daya tarik alam, tetapi juga harus didukung aksesibilitas yang baik, sarana pendukung yang layak, serta pelayanan yang mampu memberikan pengalaman positif bagi wisatawan.
Lokasi Agrowisata Cikapek juga dinilai memiliki posisi strategis karena berada di jalur menuju kawasan adat Baduy. Kondisi tersebut membuat kawasan ini diproyeksikan menjadi lokasi transit bagi wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah Baduy.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap keberadaan kawasan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, mulai dari kuliner, produk pertanian, hingga usaha mikro lainnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar pembangunan kawasan agrowisata dilakukan secara bertahap dengan perencanaan yang matang. Ia menilai pembiayaan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga perlu membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.
Menurutnya, keterlibatan investor akan mempercepat pengembangan kawasan sekaligus memperluas fasilitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata tersebut.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Camat Leuwidamar. Mereka bersama-sama meninjau sejumlah titik pembangunan dan membahas langkah lanjutan pengembangan kawasan Agrowisata Cikapek.
Tim Redaksi
