Beranda Peristiwa Adit-Wahyu Pimpin Pokja Wartawan Banten 2019-2021

Adit-Wahyu Pimpin Pokja Wartawan Banten 2019-2021

451
0
Kongres  V Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten, di Hotel Marbela, Anyer, Kabupaten Serang Banten, Sabtu (20/7/2019). (Istimewa)

SERANG – Aditya Ramadhan, wartawan Radar Banten, dan Wahyudin, wartawan BantenNews.co.id terpilih sebagai ketua dan wakil ketua Pokja Wartawan Cetak dan Elektronik Provinsi Banten periode 2019-2021.

Keduanya terpilih secara aklamasi setelah para peserta kongres menyatakan sikap satu suara memilih Adit-Wahyu untuk menahkodai Pokja dua tahun kedepan.

“Mudah-mudahan dengan kerjasama dan sama-sama bekerja dalam menjalin kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung upaya pembangunan daerah,” ungkap Adit dalam sambutannya.

Kongres V yang dilaksanakan Hotel Marbela, Anyer, Kabupaten Serang Banten, Sabtu (20/7/2019), mengambil tema Reposisi Peran Wartawan dalam Mendukung Pembangunan Daerah.

Turut hadir dalam acara kongres ke-5 tersebut, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Banten, Asep Rahmatullah dan puluhan wartawan yang bertugas liputan di Pemprov Banten.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah berharap agar kongres ini berjalan dengan baik, dirinya juga meminta agar ketua terpilih bisa membawa Pokja menjadi lebih dan maju kedepannya.

“Sebagai pilar keempat ini tidak ada patah semangat, agar Provinsi Banten terus bisa terekspos dari segi keberhasilan dan lain sebagainya Yang diamanatkan kepada ketua pokja terpilih untuk bisa membawa pokja menjadi lebih baik dan lebih maju,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy. Namun dirinya menyesali di acara pokja wartawan Pemprov Banten pejabat Dinas Komunikasi dan Komunikasi (Diskominfo) tidak bisa menghadiri acara tersebut.

“Wartawan mitra pemerintah agar menjadi mitra yang positif untuk menyampaikan keberhasilan kepada masyarakat. Tanpa teman teman jurnalis informasi itu tidak bisa di serap oleh masyarakat banyak, kita bisa mencari jalan keluar agar stagnansi dari temen temen,” katanya.

“Saya sesali tidak didamping Kepala Dinas Kominfo, saya sudah menghubunginya tapi hp-nya enggak aktif sampai kepada supir-supirnya saya hubungi tapi enggak aktif juga. Harusnya hadir agar mengetahui apa keinginian dari para wartawan minimal kabidnya,” sambungnya. (Dhe/Red)