
SERANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali menetapkan Ade Sumardi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Banten untuk periode 2025–2030. Mantan Calon Wakil Gubernur Banten tersebut sebelumnya juga menjabat sebagai ketua DPD pada periode 2020–2025.
Penetapan itu diumumkan dalam Konferensi Daerah PDIP tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Banten yang digelar di Sekretariat DPD PDIP Banten, Jumat (12/12/2025). Selain posisi ketua, DPP menunjuk Wanto Sugiarto sebagai sekretaris menggantikan Asep Rahmatullah, sementara jabatan bendahara tetap dipegang Marinus Gea.
Dalam sambutannya, Ade menegaskan bahwa langkah awal pada periode keduanya adalah memperkuat solidaritas internal. Menurutnya, kekompakan menjadi fondasi bagi pelaksanaan seluruh program partai.
“Bagaimana kita mau mikirin umat kalau timnya tidak solid?” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program kemanusiaan serta ketahanan pangan akan menjadi prioritas PDIP Banten ke depan. Menjelang Pemilu 2029, Ade menargetkan partainya dapat meraih kemenangan lebih besar.
“Kami evaluasi sambil melihat di mana kekurangan. Itu yang perlu diperbaiki, tapi prinsipnya adalah Khoirunnas anfauhum linnas,” katanya.
Menanggapi pertanyaan mengenai posisi PDIP di Banten apakah akan menjadi oposisi, Ade menegaskan bahwa istilah tersebut tidak tepat dalam konteks politik Indonesia. Menurutnya, seluruh pihak sejatinya adalah mitra dalam pembangunan.
“Kan tidak ada oposisi, semuanya bermitra untuk kemaslahatan umat. Kita bisa memberikan masukan dan saran, tidak harus berantem. Yang penting bagaimana ide dan gagasan PDIP Perjuangan juga bisa dirasakan oleh masyarakat Banten dan Indonesia,” ucapnya.
Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Usman Temposo