PANDEGLANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang memberlakukan sistem buka tutup jalur serta pengalihan arus lalu lintas di Jalan Raya Serang–Pandeglang akibat perbaikan Jembatan Cibulakan yang berlokasi di Kampung Kadupereng, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pengendara dari arah Serang menuju Pandeglang yang ingin menghindari kemacetan dapat menggunakan jalur alternatif melalui Cadasari menuju Kecamatan Petir, kemudian dilanjutkan ke Warunggunung, Kabupaten Lebak, dan menuju Kadubanen.
Untuk kendaraan kecil, jalur alternatif bisa melalui Cadasari menuju Kecamatan Koroncong, kemudian melintas di Jalan Koroncong–Karangtanjung hingga tembus ke Jalan Raya AMD Lintas Timur.
Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhamad, menjelaskan bahwa selama pengalihan arus dan sistem buka tutup diberlakukan, pihaknya telah menyiagakan 20 personel untuk mengatur lalu lintas di titik-titik tertentu.
“Untuk anggota ada 20 personel disiagakan di titik-titik tertentu, tidak hanya di lokasi karena di lokasi cukup 4 personel,” ujar Surya, Senin (17/11/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah meninjau langsung lokasi perbaikan serta jalur-jalur alternatif yang akan digunakan pengendara selama proyek berlangsung.
“Kami sudah tinjau untuk pengalihan arus, jalan alternatif baik melalui Kecamatan Petir, Kabupaten Serang maupun melalui Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Surya menyebut pekerjaan perbaikan jembatan ditargetkan selesai dalam tiga minggu ke depan. Selama periode tersebut, pengalihan arus dan sistem buka tutup jalur akan terus diterapkan. Ia juga mengakui akan terjadi kemacetan selama proses pembongkaran.
“Informasi dari Dinas Pekerjaan Umum targetnya tiga minggu selesai. Pasti (macet), di manapun ada proyek pasti ada kemacetan. Kami sebagai polisi tentunya melakukan rekayasa lalu lintas,” ungkapnya.
Sebelum pekerjaan dimulai, Satlantas Polres Pandeglang telah menginformasikan kepada masyarakat melalui media sosial mengenai rencana pembongkaran jembatan, agar pengendara dapat bersiap dan memilih jalur alternatif.
“Sudah kami informasikan melalui media sosial,” tutupnya.
Penulis: Memed
Editor: Usman Temposo
