Beranda Pemerintahan Ada Penambaham Rp503 Miliar, APBD Banten 2021 Tembus Rp16 Triliun

Ada Penambaham Rp503 Miliar, APBD Banten 2021 Tembus Rp16 Triliun

1062
0
Ilustrasi - foto istimewa boombastis.com

SERANG – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banten 2021 dipastikan mencapai Rp16 triliun. Hal itu dikarenakan adanya penambahan Rp503 untuk beberapa pos belanja.

Diketahui, Rancangan APBD 2021 diproyeksi sebesar Rp15,55 triliun. Namun, dari hasil pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Banten disepakati adanya penambahan anggaran sebesar Rp503 miliar, dan otomatis membuat APBD 2021 mencapai Rp16 triliun lebih.

Wakil Ketua DPRD Banten, Budo Prajogo mengatakan, terdapat penambahan anggaran sebesar Rp503 miliar. Penambahan anggaran tersebut digunakan diantaranya untuk pembangunan rice milling (penggilingan padi) PT Agrobisnis Banten Mandiri, Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSa) dan bantuan keuangan (Bankeu) kabupaten/kota.





“Dari TAPD usulannya terkait dengan pembangunan TPSa regional, untuk mengakomodir sampah-sampah dari kabupaten/kota yang kini sudah tidak tertampung. Agrobisnis ada penambahan Rp40 miliar,” kata Budi, Selasa (24/11/2020).

Lebih lanjut, Budi menuturkan, penambahan anggaran juga untuk pembangunan beberapa tempat pelelangan ikan (TPI) yang hancur akibat tsunami 2018.

“Lalu ada juga penambahan hibah seperti untuk PWNU sebesar Rp1 miliar, PW Ansor Rp290 jutaan. Ada beberapa yayasan cuma nilainya kecil-kecil sesuai rekomendasi Biro Kesra,” tuturnya.

Untuk Bankeu kabupaten/kota, lanjut Budi, terdapat penambahan untuk lima wilayah yakni Kota Serang,  Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Tangerang yang dinilai fiskalnya masih kecil. Meski begitu, dirinya mengaku tidak tahu pasti berapa anggaran yang dialokasikan untuk kelima daerah tersebut.

“Jumlahnya saya nggak hafal, tapi ada penambahan jadi ada yang dapat  Rp55 miliar ada yang dapat Rp65 miliar. Tapi untuk tiga daerah lainnya tetap masing-maing Rp40 miliar,” ujarnya.

Politisi PKS itu juga memastikan alokasi pinjaman daerah dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp4,1 triliun tak ada perubahan.

“Pinjaman tidak ada perubahan. MoU nya segitu. Jadi total ada penambahan Rp503 miliar yah, jadi (APBD 2021) Rp16 triliun,” pungkasnya.

(Mir/Red)