SERANG – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) tongkang batu bara dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Jetty Bahtera Kharisma Abadi, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten. Korban diketahui bernama Rafli Saputra (22), yang bekerja sebagai oiler dan merupakan warga Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga terjatuh ke laut saat berada di area jetty. Laporan kejadian tersebut kemudian diterima oleh tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten.
Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten mengatakan, setelah menerima laporan, tim Rescue langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR air serta perlengkapan selam.
“Setelah mendapatkan informasi adanya ABK yang terjatuh di perairan Jetty Bahtera Kharisma Abadi, tim Rescue kami langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan SAR air dan alat selam untuk melakukan pencarian,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak pengelola jetty sebelum memulai operasi pencarian. Penyelaman kemudian dilakukan di titik yang diduga sebagai lokasi awal korban terjatuh.
Dalam operasi tersebut, area pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama menggunakan rubber boat Basarnas menyisir perairan hingga radius dua kilometer dari lokasi kejadian. SRU kedua menggunakan kapal patroli kepolisian dengan jangkauan pencarian hingga tiga kilometer. Sementara SRU ketiga melakukan pencarian sejauh dua kilometer ke arah barat dari titik lokasi kejadian.
Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Korban ditemukan sejauh sekitar 10 meter dari LKP (Last Known Position) dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan sejauh kurang lebih 10 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia, kemudian langsung kami evakuasi dan dibawa ke RS Panggungrawi Kota Cilegon,” kata Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR gabungan kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dalam proses pencarian. ***
