Beranda Pemerintahan Wakil Walikota Serang Berharap Pojok Baca Digital Dapat Mempersempit Penyebaran Corona

Wakil Walikota Serang Berharap Pojok Baca Digital Dapat Mempersempit Penyebaran Corona

Peresmian Pojok Baca Digital di Kantor Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (17/12/2020).

SERANG – Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin meminta warga Kota Serang dapat meningkatkan kegemaran membaca buku digital. Ia berharap kehadiran pojok baca digital dapat mempersempit penyebaran virus Corona.

Hal itu terungkap usai meresmikan Pojok Baca Digital di kantor Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (17/12/2020).

Selain dapat mempermudah akses dan meningkatkan minat baca masyarakat Kota Serang, minat baca dan kreatifitas warga juga semakin meningkat untuk membangun Kota Serang di kemudian hari.

“Saya bangga dengan adanya produk perpustakaan ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses, dan tentunya akan meningkatkan kreatifitas masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, pojok baca digital merupakan pengembangan dari produk perpustakaan yang bertujuan untuk mempermudah akses mendapatkan pengetahuan dan meningkatkan minta baca masyarakat.

“Dengan ini masyarakat dapat mengakses pengetahuan dan bisa berimajinasi, dari imajinasi ini nanti bisa berinovasi dan memunculkan kreatifitas masyarakat. Kemudian terciptalah kemandirian, gerakan ekonomi dan lainnya yang awalnya sumber dari pojok baca digital ini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pojok baca digital tersebut merupakan dukungan akses secara digital dari pojok baca biasa yang hanya menghadirkan buku-buku. Hal tersebut memungkinkan masyarakat untuk membaca lebih mudah dan dapat mendownloadnya.

“Jadi masyarakat tidak lagi membaca secara manual, tetapi lewat komputer dan bisa mendownload dan membacanya, jadi ini produk kekinian,” ujarnya.

Pojok baca digital merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat yang dibangun di Kecamatan Taktakan. Hal tersebut lantaran hanya kantor Kecamatan Taktakan yang sudah siap menampung pojok baca digital tersebut.

“Tadinya kita ada beberapa rencana di Taman Kota Ciceri, namun karena infrastrukturnya belum jadi maka belum bisa. Di Gedung Juang juga belum bisa, bahkan alun-alun juga tidak. Ini kan butuh infrastruktur dan di Kecamatan Taktakan secara infrastruktur sudah siap mengaplikasikan pojok baca digital,” ucapnya.

Baca Juga :  Warga Tolak Keberadaan Tambak Udang di Lokasi Wisata

Ia berharap, bantuan tersebut akan terjadi di tahun-tahun berikutnya. Namun bila tidak bisa maka pihaknya akan mengupayakan untuk menduplikasi program melalui APBD Kota Serang.

“Kita akan upayakan. Pojok baca ini untuk umum, baik anak-anak maupun orang dewasa begitupun dengan pegawainya,” ucapnya.

Koordinator Pengembangan Perpustakaan Khusus, Perpusnas Nurhadi Saputra mengatakan, keberadaan pojok baca digital tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Hal tersebut menjadi penunjang karena minat baca harus didorong dengan pemenuhan infrastruktur yang memadai.

“Berdasarkan penelitian dari luar negeri minat baca masyarakat di Indonesia tidak seburuk itu, tapi levelnya berada di tengah, dan ternyata bukan minat bacanya yang rendah tapi infrastruktur fasilitas yang bisa mensuport masyarakat untuk mencintai buku,” ucapnya.

(Dhe/Red/SG)