
TANGSEL – Dinas Lingkunga Hidup Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengerahkan pasukan pesaponnya sebanyak 150 personel guna membersihkan sampah pasca banjir yang melanda hampir sebagian Kota bermoto Cerdas, Modern, Religius (CMORE) itu.
Hal itu dikatakan Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. Menurut dia, Pasukan Pesapon dikerahkan sejak tanggal 1 Januari 2020 kemarin guna membantu masyarakat dalam membersihkan sampah yang terbawa arus banjir ke lingkungan warga.
“Informasi yang masuk ke saya, ada sekitar 150 tenaga Pesapon yang diterjunkan. Mereka turun ke lapangan sejak tangga 1 Januari kemarin,” kata Benyamin saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (4/1/2019).
Benyamin mengatakan, seluruh jajaran di DLH terkait persampahan, turut memonitor dengan mendatangkan truk-truk sampah, guna mendistribusikan sampah ke TPA Cipeucang.
“Jadi para pesapon itu mengumpulkan sampah-sampah di tempat-tempat tertentu, yang nantinya diangkut oleh truk sampah untuk dibawa ke Cipeucang,” paparnya.
Lanjut pria yang akrab dipanggil Ben itu, DLH juga menyemprotkan disinfektan di TPA Cipeucang, agar tidak menimbulkan bau serta kuman dan penyakit tidak menyebar.
“Saya juga lihat sendiri bagaimana truk-truk sampah standby guna mengangkut sampah-sampah dari lingkungan masyarakat. Ya namanya banjir, pasti kan ada sisa kasur yang tidak terpakai, baju-baju yang sudah terendam dan tidak mungkin terpakai lagi, nah itu yang dibersihkan,” jelasnya.
“Jadi mereka disebar ke titik-titik banjir. Mereka itu bertugas mengumpulkan dan membersihkan sampah. Untuk Bidang Pertamanan, mereka sudah mulai membenahi taman-taman yang terkena dampak banjir,” tandasnya.
(Ihy/Red)