Tidur siang saat berpuasa Ramadan sering dianggap sepele, padahal memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan mental. Di tengah perubahan pola makan dan jam tidur selama bulan Ramadan, tidur siang bisa menjadi strategi cerdas untuk menjaga stamina tetap prima hingga waktu berbuka.
Berikut beberapa manfaat tidur siang saat berpuasa Ramadan:
1. Mengembalikan Energi Tubuh
Saat berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam. Kondisi ini bisa membuat tubuh terasa lemas, terutama di siang hari. Tidur siang selama 20–30 menit membantu memulihkan energi dan membuat tubuh terasa lebih segar tanpa perlu konsumsi kafein.
2. Meningkatkan Konsentrasi dan Produktivitas
Kurangnya tidur malam karena sahur atau ibadah malam dapat menurunkan fokus. Power nap singkat terbukti membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kewaspadaan. Ini sangat bermanfaat bagi pekerja kantoran, mahasiswa, maupun pelajar agar tetap produktif selama Ramadan.
3. Menjaga Kesehatan Mental
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga emosi. Rasa lelah dapat memicu emosi yang tidak stabil. Tidur siang membantu tubuh lebih rileks, menurunkan stres, dan memperbaiki suasana hati sehingga lebih mudah mengendalikan diri.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Istirahat yang cukup, termasuk tidur siang, membantu menurunkan tekanan darah dan memberi kesempatan bagi jantung untuk bekerja lebih stabil. Dengan energi yang lebih terjaga, tubuh tidak mudah kelelahan berlebihan.
5. Mengurangi Rasa Kantuk Berlebihan
Kurang tidur malam saat Ramadan bisa menyebabkan kantuk berat di siang hari. Tidur siang singkat membantu mencegah “microsleep” atau tertidur sesaat yang berbahaya, terutama bagi mereka yang bekerja di lapangan atau mengemudi.
Tim Redaksi
