Beranda Peristiwa Pelaku Ekraf Banten Mengadu ke AHY, Minim Ruang Kreatif Jadi Sorotan

Pelaku Ekraf Banten Mengadu ke AHY, Minim Ruang Kreatif Jadi Sorotan

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

SERANG – Pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Provinsi Banten mendapat momentum langka ketika aspirasi mereka terkait minimnya ruang kreatif langsung ditanggapi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam forum diskusi Duduk Dengar Kreatif yang digelar Forum Ekonomi Kreatif (Fekraf) Banten di Kota Serang, Sabtu (21/2/2026), para pelaku ekraf secara terbuka menyampaikan keluhan mengenai ketiadaan creative hub. Keterbatasan ruang berekspresi dinilai menjadi salah satu hambatan utama berkembangnya usaha kreatif di daerah.

Menanggapi aspirasi tersebut, AHY mengambil langkah spontan dengan melakukan panggilan video langsung kepada Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, di hadapan ratusan peserta diskusi.

“Aspirasi utamanya adalah kerinduan akan ruang terbuka dan ruang ekspresi. Ekonomi kreatif itu bukan hanya soal ide, tetapi bagaimana ide tersebut difasilitasi hingga menjadi bisnis,” ujar AHY.

Langkah tersebut disambut positif oleh para pelaku ekraf sebagai sinyal kuat keberpihakan pemerintah pusat. Komunikasi langsung antarmenteri di hadapan publik dinilai menunjukkan keseriusan negara dalam menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Ketua Umum Fekraf Banten, Muhammad Irfan Koyong, mengatakan ekosistem kreatif di Banten sejatinya telah bergerak secara mandiri, namun membutuhkan dukungan infrastruktur agar tidak stagnan.

“Kami ini sudah berjalan. Event berjalan, komunitas hidup. Tetapi tanpa ruang, kreativitas sulit berkembang secara maksimal,” katanya.

Diskusi ditutup dengan komitmen tindak lanjut. Perwakilan pelaku ekonomi kreatif Banten dijadwalkan akan diundang ke Jakarta untuk pembahasan teknis pengembangan ruang kreatif.

Penulis: Ade Faturohman
Editor: Usman Temposo