Beranda Pemerintahan Perbaikan Jalan di Banten Ditargetkan Rampung H-10 Lebaran

Perbaikan Jalan di Banten Ditargetkan Rampung H-10 Lebaran

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan saat diwawancarai di Pendopo Gubernur Banten.

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten menargetkan seluruh perbaikan jalan berlubang rampung paling lambat H-10 Lebaran 2026. Namun, proses pengerjaan diakui menghadapi kendala cuaca, mengingat musim hujan berpotensi memengaruhi kualitas hasil perbaikan.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan seluruh ruas jalan, termasuk di wilayah Bojonegara, ditargetkan selesai sebelum puncak arus mudik.

“Termasuk jalan di Bojonegara targetnya H-10. Jalan tol juga diharapkan selesai. Mudah-mudahan hujannya segera berhenti, karena memperbaiki jalan di musim hujan pasti hasilnya kurang maksimal,” ujar Andra, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan, perbaikan jalan tidak hanya menyasar ruas yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten, tetapi juga jalan nasional serta jalan kabupaten/kota melalui koordinasi lintas pemerintah.

“Jalan kewenangan pemerintah pusat terus kami koordinasikan. Saya minta kepada Pak Arlan, meski itu bukan kewenangan kita, tetap harus diperhatikan. Begitu juga jalan kabupaten dan kota,” jelasnya.

Andra juga mengungkapkan telah menerima laporan dari Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, yang menyatakan perbaikan jalan rusak di wilayahnya sudah mulai dilakukan. Namun, perbaikan tersebut masih bersifat sementara sambil menunggu proses lelang dan kontrak pekerjaan permanen.

“Ini penanganan sementara menjelang lelang dan kontrak. Mohon dimaklumi. Untuk jalan tol tentu tidak bisa ditangani sementara, harus benar-benar ditangani secara permanen,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan pihaknya melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi jalan, baik kewenangan provinsi, pemerintah pusat, maupun kabupaten/kota.

“Kami ditugaskan memantau seluruh kondisi jalan. Untuk kewenangan di luar provinsi, kami melakukan koordinasi agar percepatan penanganannya bisa terpantau,” ujar Arlan.

Hasil koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional menunjukkan adanya percepatan perbaikan pada sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Tangerang Selatan, Kota Serang, dan Kota Tangerang. Ruas-ruas tersebut ditargetkan rampung pada H-11 Lebaran.

Baca Juga :  Target Pendapatan Pemprov Banten Turun, Belanja Daerah Malah Naik

Percepatan juga mencakup ruas Bojonegara yang sebelumnya menjadi perhatian publik, serta sejumlah akses jalan tol yang akan dilintasi pemudik.

Untuk jalan kewenangan provinsi, Dinas PUPR Banten memprioritaskan jalur alternatif mudik dan akses menuju kawasan wisata. Ruas-ruas tersebut ditargetkan selesai lebih awal, yakni H-16 Lebaran, sementara seluruh pemeliharaan jalan provinsi dipastikan tuntas H-10 Lebaran.

“Penanganan sementara tetap kami lakukan di beberapa ruas seperti Pasar Kemis, Teluknaga, dan Dadap sambil menunggu proses lelang perbaikan permanen,” tuturnya.

Arlan menambahkan, wilayah Tangerang menjadi salah satu fokus utama perbaikan akibat tingginya curah hujan yang mengganggu sistem drainase dan badan jalan, terutama di kawasan perkotaan. Sementara di wilayah selatan Banten, perbaikan difokuskan pada titik-titik terdampak longsor yang memerlukan penanganan khusus.

“Kami pastikan H-10 Lebaran kondisi jalan sudah dapat dilalui dengan aman. Ini upaya rutin tahunan yang terus kami tingkatkan demi kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Usman Temposo