Beranda Pemerintahan Gubernur Banten: OPD Harus Punya Empati ke Masyarakat

Gubernur Banten: OPD Harus Punya Empati ke Masyarakat

Gubernur Banten Andra Soni saat menjadi keynote speaker di Untirta. (Istimewa)

SERANG – Gubernur Andra Soni meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memiliki empati dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Ia menekankan aparatur harus merasa bertanggung jawab secara moral ketika persoalan warga belum tertangani.

“OPD harus punya perasaan tidak enak, bukan kepada gubernur, tapi kepada masyarakat. Bayangkan kalau tiap hari melewati jalan berlubang, tentu tidak nyaman. Harus cepat ditindaklanjuti,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Menurut dia, ukuran keberhasilan birokrasi tidak semata pada kelengkapan administrasi, tetapi pada kecepatan dan kesungguhan merespons kebutuhan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa jabatan publik melekat dengan fungsi pelayanan. “Jadi, bagi saya melayani masyarakat, kita sebagai pelayan masyarakat, bukan dilayani, dan itu saya garis bawahi. Saya sudah merasa cukup terlayani dengan kinerja teman-teman OPD, dan saya berharap OPD lebih giat lagi ke depan, lebih mengutamakan melayani masyarakat,” katanya.

Selain menekankan soal empati, ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi. OPD diminta aktif menyampaikan capaian program kepada publik, termasuk melalui kanal digital resmi pemerintah daerah.

“Kebiasaan orang sekarang kan kalau tidak ada gambar, tidak ada video, kurang percaya. Saya juga ingin hal itu dilakukan oleh OPD,” katanya.

Menurut Andra, sejumlah indikator pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Namun capaian tersebut, kata dia, harus menjadi tantangan untuk bekerja lebih baik lagi

“Tapi setiap hasil baik itu, selain dipuji, juga harus ditantang untuk bisa lebih baik lagi, karena yang namanya kepuasan pasti tidak ada batas. Kita harus naik terus,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penyebarluasan informasi agar masyarakat mengetahui program yang dijalankan serta dapat menilai dampaknya.

“Supaya kita sama-sama tahu dinas tersebut mengerjakan apa, dan supaya kita bisa menilai dampaknya apa,” katanya.

Baca Juga :  Soal Wacana Interpelasi, Gerindra Cilegon Sebut Sudah Berkoordinasi Antar Partai

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd