Beranda Pemerintahan Disporapar Cilegon Diduga Rekrut Honorer Baru, DPRD Pertanyakan Sumber Anggaran

Disporapar Cilegon Diduga Rekrut Honorer Baru, DPRD Pertanyakan Sumber Anggaran

Halaman depan Kantor DPRD Cilegon. (Foto: Maulana/BantenNews.co.id)

CILEGON – DPRD Cilegon angkat bicara dalam menyikapi dugaan adanya perekrutan tenaga honorer baru di Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon secara diam-diam. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahkan diminta berhati-hati dan taat terhadap regulasi.

Anggota DPRD Cilegon dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Qoidatul Sitta mengaku pihaknya menaruh perhatian serius terhadap informasi adanya perekrutan tenaga honorer baru di Disporapar Cilegon.

Mengingat dugaan pelanggaran itu tengah menjadi perbincangan publik, Sitta meminta kepada dinas terkait untuk memberikan klarifikasi secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

“Jika benar terdapat pembayaran honorarium, maka perlu dijelaskan dasar hukumnya apa? Status kepegawaiannya bagaimana?Mekanisme penganggarannya seperti apa?,” katanya kepada BantenNews.co.id, Jumat (20/2/2026).

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota DPRD Cilegon dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Rahmatulloh. Ia mengungkapkan bahwa tindakan itu tidak dapat dibenarkan atas dalih apapun.

Ia mengaku telah menanyakan langsung kepada pihak Disporapar Kota Cilegon soal kabar tersebut. Terlepas dari pengakuan dinas terkait, ia justru heran apabila terdapat perekrutan tenaga honorer baru. Pasalnya, secara kajian kondisi keuangan daerah saat ini tengah tidak baik-baik saja.

“Kalaupun ada juga dari mana bayarnya? Gaji pegawai ASN buat menghadapi bulan puasa dan lebaran saja mereka masih menghitung ulang anggarannya cukup atau tidak, apalagi bayar honorer. Belum lagi bayar kegiatan-kegiatan proyek yang berjalan. Dana transfer dari pusat dan provinsi belum pada masuk dan BPKPAD sendiri sedang kesulitan keuangan,” ucap Rahmatulloh.

Diberitakan sebelumnya, soal kabar adanya perekrutan tenaga honorer baru, Kepala Disporapar Kota Cilegon, Sakri Jasiman, sempat membantah informasi tersebut. Ia menegaskan berkomitmen terhadap aturan larangan perekrutan tenaga honorer atau non ASN.

Baca Juga :  Masalah Infrastruktur Masih Jadi Primadona Reses DPRD Cilegon

“Tidak, tidak ada (perekrutan honorer baru-red),” kata Sakri yang juga diketahui merangkap jabatan sebagai Plt Sekretaris Disporapar Cilegon ini saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon oleh BantenNews.co.id, Rabu (18/2/2026) lalu.

Penulis: Maulana
Editor: Gilang Fattah