SERANG-Hasbi Sidik terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Banten masa bakti 2025–2030. Ia menggantikan Asep Rahmatullah setelah ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah II Dekopinwil Provinsi Banten yang berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (16/2/2026).
Usai terpilih, Hasbi menyatakan akan segera menyusun struktur kepengurusan Dekopinwil Provinsi Banten untuk periode 2025–2030. Kepengurusan baru tersebut, kata dia, akan merumuskan program kerja yang selaras dengan kebijakan nasional, termasuk program yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Akan kita arahkan program-program itu menuju apa yang menjadi program Pa Presiden bagaimana posisi strategis perekonomian saat ini yang pada akhirnya diharapkan bisa menjadi penyambung lidah Koperasi Merah Putih,” kata Hasbi.
Menurut Hasbi, penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banten menjadi salah satu fokus utama. Ia berharap koperasi dapat berperan sebagai wadah penampung berbagai produk UMKM, mulai dari makanan, kerajinan, hingga produk lainnya.
Untuk merealisasikan agenda tersebut, Hasbi menekankan pentingnya kerja sama solid di internal organisasi. Karena itu, ia berencana merekrut pengurus yang dinilai mampu mendukung penyusunan hingga pelaksanaan program kerja.
“Bagaimana juga untuk menampung hasil UMKM dari seluruh masyrakat yang ada tanpa teman teman yang solid yang satu visi ini mustahil,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koperasi RI Ferry Joko Yuliantono menyebut tantangan koperasi ke depan tidak ringan, sebagaimana harapan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu mandat utama adalah menggerakkan perekonomian, terutama di tingkat desa dan kelurahan, melalui program Koperasi Merah Putih.
Dekopinwil Provinsi Banten sebagai organisasi yang menaungi koperasi di daerah diharapkan dapat bersinergi dengan Kementerian Koperasi dan pemerintah daerah untuk mengembalikan peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
“Kita akan wujudkan keinginan Bapak Presiden untuk menempatkan kembali koperasi sebagai badan usaha penting yang akan nanti mengelola banyak kegiatan ekonomi,” ucapnya.
Selain itu, koperasi juga diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat lapisan bawah sehingga praktik rentenir, seperti bank keliling dan sejenisnya, dapat ditekan bahkan dihilangkan.
“Inshallah juga akan meningkatkan pertumbungan ekonomi Provinsi Banten dan secara agregat akan memicu pertumbuhan ekonomi secara nasional,” ujarnya.
Penulis : Wahyudin
Editor : TB Ahmad Fauzi
