Beranda Bisnis Lima Ide Usaha Modal Minim yang Menjanjikan Saat Bulan Puasa

Lima Ide Usaha Modal Minim yang Menjanjikan Saat Bulan Puasa

BULAN Ramadan selalu membawa berkah, bukan hanya secara spiritual tetapi juga secara ekonomi. Pola konsumsi masyarakat berubah signifikan. Permintaan terhadap makanan berbuka, menu sahur praktis, hingga kebutuhan menjelang Lebaran meningkat tajam. Kondisi ini membuka peluang usaha bagi siapa saja, termasuk ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga karyawan yang ingin menambah penghasilan.

Menariknya, memulai usaha saat bulan puasa tidak harus dengan modal besar. Dengan kreativitas dan strategi pemasaran sederhana, peluang keuntungan tetap terbuka lebar. Berikut lima ide usaha modal minim yang bisa dicoba.

1. Jualan Takjil Kekinian

 

 

 

Image
Gorengan. (Ist)

Takjil menjadi incaran utama menjelang waktu berbuka puasa. Masyarakat cenderung mencari makanan manis atau ringan untuk membatalkan puasa sebelum menyantap makanan utama. Modalnya relatif kecil karena bahan mudah didapat di pasar tradisional.

Menu seperti kolak pisang, es buah, gorengan, hingga puding cup selalu punya pembeli. Kuncinya ada pada rasa, kebersihan, dan kemasan yang menarik. Penjualan bisa dilakukan di depan rumah, menitipkan ke warung, atau memanfaatkan media sosial dan grup WhatsApp lingkungan sekitar.

2. Paket Sahur Praktis

Image
Paket makanan. (Ist)

 

 

 

Tidak semua orang sempat memasak saat sahur. Pekerja shift malam, anak kos, hingga keluarga kecil sering mencari menu sahur yang praktis dan terjangkau. Peluang ini bisa dimanfaatkan dengan membuka katering sahur skala kecil.

Menu sederhana seperti nasi ayam sambal, nasi telur dadar dengan tumis sayur, atau nasi uduk paket hemat cukup diminati. Sistem pre-order sangat disarankan agar produksi sesuai pesanan dan meminimalkan risiko makanan terbuang.

3. Kue Kering Lebaran Sistem Pre-Order

 

 

Image
Kue kering. (Ist)

Image

Memasuki pertengahan Ramadan, permintaan kue kering mulai meningkat. Banyak keluarga menyiapkan hidangan Lebaran jauh-jauh hari. Ini menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Baca Juga :  BI Banten Bidik Perputaran Ekonomi Rp14 Miliar di KKB 2025 dan Digiwara Festival

Jenis kue seperti nastar, kastengel, dan putri salju tetap menjadi favorit setiap tahun. Untuk menekan modal, gunakan sistem pre-order dengan uang muka. Produksi bisa dilakukan bertahap sesuai jumlah pesanan sehingga arus kas tetap aman.

4. Minuman Segar

 

Image
Es cendol. (Ist)

Cuaca panas selama Ramadan membuat minuman segar sangat diminati. Selain dijual dalam cup, konsep minuman literan untuk keluarga kini semakin populer.

Es timun suri, es cincau, sirup buah, atau es kelapa muda bisa dijual dengan kemasan botol plastik yang higienis. Modal bahan baku relatif murah, sementara margin keuntungan cukup menarik jika dipasarkan dengan baik.

5. Hampers Ramadan Sederhana

 

Image
Hampers lebaran. (Ist)

 

 

Tradisi berbagi bingkisan saat Ramadan dan menjelang Lebaran terus berkembang. Tidak semua orang mencari hampers mahal. Paket sederhana berisi sirup, biskuit, kurma, atau sajadah justru banyak diminati karena lebih terjangkau.

Kemasan yang rapi dan kartu ucapan personal dapat menambah nilai jual. Target pasar bisa dimulai dari lingkungan terdekat seperti teman kerja, tetangga, atau komunitas sekolah.

Selain memilih produk yang tepat, promosi memegang peranan penting. Manfaatkan media sosial, status WhatsApp, serta promosi dari mulut ke mulut. Foto produk yang menarik dan respons cepat terhadap calon pembeli dapat meningkatkan kepercayaan.

Ramadan adalah momentum emas bagi pelaku usaha kecil. Dengan perencanaan sederhana, konsistensi menjaga kualitas, dan pelayanan yang baik, usaha modal minim pun bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal.

Tim Redaksi