LEBAK– Sejumlah pelajar serta guru mengeluhkan kondisi akses jalan menuju Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Rangkasbitung yang mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang berlubang, berlumpur serta digenangi air saat musim hujan, dinilai menghambat siswa untuk berangkat ke sekolah.
Dari pantauan dilokasi, kerusakan jalan tersebut sekitar 300 meter, dan berpotensi bisa membahayakan pelajar serta guru yang setiap hari melintasi jalan tersebut. Bahkan, mengakibatkan beberapa pelajar yang terpeleset dan jatuh.
Nurhayati, salah seorang siswa SMAN 4 Rangkasbitung mengatakan, bahwa kondisi jalan yang rusak tersebut sudah terjadi cukup lama, dan belum ada perbaikan hingga sekarang.
“Jalannya rusak parah. Apalagi saat kondisi hujan, jalan jadi becek serta lubang jalan dipenuhi genangan air, mengakibatkan sepatu hingga seragam sekolah pun sering kotor terkena percikan lumpur yang berada dijalan,” kata Nurhayati saat ditemui, Kamis (12/2/2026).
Ia mengungkapkan, selain mengganggu kenyamanan, kondisi jalan juga sangat membahayakan pelajar yang berangkat sekolah menggunakan sepeda motor.
“Sudah sering sih teman yang berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor terjatuh akibat melindas jalan yang berlubang,” ujarnya.
Ia berharap, agar pemerintah bisa segera memperbaiki akses jalan tersebut, supaya siswa yang akan berangkat maupun pulang sekolah bisa aman.
“Inginnya sih cepat diperbaiki saja,” ungkapnya.
Sementara itu, Hendrik warga sekitar menyampaikan, bahwa dirinya sangat prihatin anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
“Semoga saja Pemerintah Desa maupun Pemerintah Daerah bisa peka dan segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab, dengan kondisi jalan seperti itu, bisa mengancam keselamatan anak sekolah bahkan guru,” ucapnya.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor : TB Ahmad Fauzi
