Beranda Pemerintahan Pemprov Banten Terima 2.500 Proposal Usulan Program Jalan Bang Andra

Pemprov Banten Terima 2.500 Proposal Usulan Program Jalan Bang Andra

Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan. (Saepulloh/BantenNews)

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten menerima sekitar 2.500 proposal pembangunan jalan desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Dari ribuan proposal yang masuk hingga awal 2026 tersebut, Pemprov Banten menetapkan prioritas pada ruas-ruas jalan strategis, khususnya yang menunjang akses pertanian dan layanan kesehatan. Kebijakan ini sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan bahwa seluruh usulan saat ini tengah diverifikasi bersama pemerintah kabupaten dan kota guna memastikan kelayakan serta fungsi jalan yang diajukan.

“Sampai saat ini jumlah proposal pembangunan desa yang disampaikan ke kami sudah sekitar 2.500. Walaupun jumlah desa hanya 1.200-an, namun terdapat sekitar 2.000 titik usulan dari kabupaten dan kota,” ujar Arlan, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, proses verifikasi dilakukan secara selektif agar bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat desa.

“Kami verifikasi terkait pemanfaatannya, misalnya benar tidak ini merupakan akses pertanian, kesehatan, dan kebutuhan penting lainnya,” katanya.

Arlan menegaskan, program Bang Andra merupakan bentuk dukungan Pemprov Banten terhadap pembangunan infrastruktur perdesaan tanpa mengambil alih kewenangan kabupaten dan kota. Bantuan yang diberikan bersifat stimulan, agar pemerintah daerah tetap berperan aktif dalam pembangunan wilayahnya.

“Pak Andra lima tahun, konsepnya membangun fondasi bahwa pemprov bisa membantu infrastruktur desa. Bukan mengambil kewenangan, tetapi stimulan agar kabupaten dan kota juga bisa fokus,” jelasnya.

Menurut Arlan, kondisi infrastruktur jalan di Banten masih membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan data pemerintah, terdapat sekitar 1.300 kilometer jalan desa yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan bertahap.

“Ruas jalan desa rusak itu sekitar 1.300 kilometer. Provinsi berapa, kabupaten/kota berapa, maka kita berikan stimulan untuk membangun jalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Rakor Pembangunan Infrastruktur, 6 Kepala Daerah se-Banten Usulkan Percepatan Penanganan Banjir

Dari sisi pendanaan, anggaran program Bang Andra tahun 2026 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2026, program ini mencakup 31 titik dengan total anggaran Rp164 miliar dan panjang penanganan mencapai 46 kilometer.

“Tahun lalu di APBD murni hanya Rp80 miliar dan di perubahan Rp140 miliar. Tahun ini Rp164 miliar dan biasanya di murni masih akan ditambah,” pungkas Arlan.

Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Usman Temposo