
KAB. TANGERANG – Aksi ranjau paku dilaporkan marak terjadi di sejumlah ruas jalan kawasan perumahan elit Suvarna Sutera, Kabupaten Tangerang dilaporkan marak terjadi akhir-akhir ini.
Kejadian tersebut kian meresahkan warga karena telah menimbulkan banyak korban serta berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas serius.
Sejumlah pengendara mobil dilaporkan mengalami pecah ban setelah melintasi jalur-jalur utama di kawasan tersebut.
Selain menimbulkan kerugian materi, aksi orang tak bertanggung jawab ini dinilai mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama pada jam sibuk pagi hari saat aktivitas warga meningkat.
Roni Gunawan, warga Klaster Suvarna Lavon, mengungkapkan bahwa aksi ranjau paku terjadi hampir setiap hari dan berulang di titik-titik yang sama.
“Saya pantau setiap pagi selalu ada korban. Setiap orang berangkat setiap pagi pasti ada korban,” ujar Roni saat dikonfirmasi BantenNews.co.id belum lama ini.
Menurutnya, jalur yang paling rawan berada di lintasan Klaster Lavon II menuju SPBU Shell, termasuk akses dari kawasan dari Terrace 8 menuju arah yang sama, serta jalur sebaliknya menuju Lavon I.
Sebagai langkah antisipasi, warga bersama pihak keamanan kawasan mulai melakukan upaya pencegahan secara mandiri.
Roni menyebutkan, warga telah menggalang sumbangan untuk membeli magnet penyapu paku yang akan digunakan oleh petugas keamanan.
“Saya memberikan ide dua solusi dan dia sudah oke, yaitu dengan dia mobil patroli sudah tengah-tengah ada magnet, dia sambil membawa yang sweeper magnet,” terangnya.
Ia menambahkan, pihak keamanan juga diminta melakukan patroli rutin dan pengecekan berkala setiap beberapa jam. Dari hasil galang dana warga pihak keamanan telah melakukan sweeping lokasi yang rawan penyebaran ranjau paku tersebut
Belum ada keterangan dari pihak terkait mengenai teror ranjau paku. Namun, warga berharap pihak berwenang dapat mengusut pelaku dan mencegah teror ranjau paku terus berulang.
Penulis : Saepulloh
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd