Beranda Hukum Pencurian Ternak Kembali Marak di Kabupaten Serang

Pencurian Ternak Kembali Marak di Kabupaten Serang

Sisa jetoan ternak yang dicuri di Pamarayan Kabupaten Serang. (Istimewa)

KAB. SERANG – Pencurian ternak kembali terjadi sejumlah wilayah di Kabupaten Serang. Terbaru, sebanyak tiga ekor domba milik warga Kampung Cilincing, Desa Pamarayan, dilaporkan hilang setelah disembelih di lokasi kandang, Selasa (3/2/2026).

Salah satu korban, Syarifuddin (34) mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB pagi, meski, kata dia, kandang domba miliknya tersebut berada tak jauh dari rumahnya.

“Yang hilang tiga ekor, jenis domba Garut dan merino. Dua jantan dan satu indukan,” kata Syarifuddin.

Saat kejadian, ia mengaku tidak mendengar suara mencurigakan di kandang miliknya. Menurutnya, hujan yang turun sejak dini hari diduga menjadi penyebab ternaknya tidak bersuara seperti biasanya.

“Saya tidur jam tiga pagi. Biasanya kalau ada orang, domba berisik. Tapi saat itu hujan dan domba tidak ribut,” ujarnya.

Dia menceritakan, pelaku diduga menyembelih domba milik ya di kandang dan hanya menyisakan bagian dalaman hewannya saja.

“Semuanya dipotong di kandang, tinggal jeroan (dalaman hewan),” sampainya.

Ia menyebut, pencurian ternak ini bukan kali pertama terjadi dialaminya, Enam bulan lalu, kejadian serupa juga menimpa kandangnya meski lokasinya dekat dengan jalan raya.

“Saya pedagang pembesaran domba. Yang hilang ini bukan domba jualan, tapi domba ternak,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, korban memperkirakan kerugian mencapai Rp15 juta rupiah.

Syarifuddin juga menyebut kasus pencurian domba kerap terjadi di wilayah lain seperti Ciruas dan Cikeusal.

Hingga kini, korban baru hanya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Babinsa. Kemudian ia pun merencanakan membuat laporan resmi ke kepolisian setempat.

“Kemarin baru lapor ke Babinsa. Bingung juga karena dombanya sudah dipotong. Mungkin sore akan lapor ke polisi,” katanya.

Untuk diketahui, peristiwa serupa juga terjadi pada seorang warga asal desa Teras, kecamatan Carenang, kabupaten Serang, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga :  SYL Ungkap Uang Setoran Rp1,3 Miliar ke Firli Bahuri

Warga tersebut mengaku lima ekor hewan ternaknya turut raib dicuri dan hanya disisakan bagian dalamannya saja di wilayah sekitar kandang milik ya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady, menyatakan pihaknya belum mengantungi laporan resmi atas insiden pencurian ternak dengan menyembelihnya di kandang milik korban.

“Sampai saat ini belum ada laporan masuk ke Polres Serang,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengimbau masyarakat segera melapor ke Polsek terdekat atau Polres jika mengalami kejadian serupa.

Andi menambahkan, kepolisian akan meningkatkan patroli di lokasi-lokasi yang dinilai rawan pencurian ternak.

Penulis : Rasyid
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd