Beranda Bisnis Harga Emas Meroket, Warga Lebak Tetap Berburu untuk Investasi

Harga Emas Meroket, Warga Lebak Tetap Berburu untuk Investasi

Suasana transaksi emas di Pasar Rangkasbitung Lebak. (Sandi/bantennews)

LEBAK – Harga emas yang  kembali mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir tak menyurutkan warga untuk membelinya. Hal itu dilakukan sebagian warga sebagai bentuk investasi jangka panjang.

Pantauan BantenNews.co.id di sejumlah toko emas di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, harga satu gram emas 24 karat saat ini mencapai harga Rp 3 juta.

Marni, salah seorang warga Rangkasbitung mengaku tetap membeli emas kendati harga saat ini mengalami kenaikan. Ia beralasan, emas dapat dijadikan tabungan dibanding menyimpan uang tunai.

“Saya membeli emas untuk investasi saja. Dengan membeli emas, selain untuk perhiasan bisa juga dijadikan tabungan untuk kedepannya,” kata Marni saat ditemui di salah satu toko emas di Pasar Tradisional Rangkasbitung, Jumat (30/1/2026).

Sementara itu Estu, pemilik toko emas mengatakan, untuk hari ini harga beli emas berada di kisaran Rp2.980.000 per gram. Sedangkan untuk harga jualnya berada di harga Rp2.880.000 per gram.

“Adapun jenis emas yang paling banyak diminati oleh konsumen yakni emas tua 24 karat dengan kadar 98 persen, serta emas Singapura,” ucap Estu.

Ia tak menampik fenomena kenaikan harga emas yang belakangan ini tak menyurutkan niat beli konsumen.

“Malah makin banyak yang membeli emas dengan harapan harga emas akan terus naik. Saat harga emas yang naik, pembeli malah semakin bertambah. Masyarakat berpikir harga emas diperkirakan akan terus naik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, harga emas dalam beberapa hari terakhir ini ada kenaikan dan cenderung menguat.

“Dalam satu hari saja, harga emas bisa berubah hingga empat kali lipat dengan total kenaikan mencapai Rp70.000 per gramnya,” ucapnya.

“Dengan dinamika politik di Amerika Serikat, sangatlah berpengaruh terhadap harga emas dunia. Dari situlah penyebab harga emas bisa cepat berulang dalam sehari,” sambungnya.

Baca Juga :  Anggaran Jamkesda di Kota Serang Tahun 2025 Naik Rp1 Miliar

Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd