
SERANG – SD Negeri Ciputat di Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, kembali terendam banjir pada Kamis (29/1/2026). Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Serang sejak Rabu (28/1/2026) malam.
Luapan kali yang berada tepat di belakang sekolah mengalir deras ke halaman hingga masuk ke sejumlah ruang kelas. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar (KBM) terpaksa diliburkan sementara.
Kepala SD Negeri Ciputat, Nining Rosmawati, mengatakan banjir yang merendam sekolahnya bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut sudah menjadi langganan setiap kali hujan dengan intensitas tinggi melanda Kota Serang.
“Sekitar 25 hari lalu juga sempat banjir. Sekarang hujan semalam, pagi ini banjir lagi. Akhirnya satu sekolah terendam,” ujar Nining saat ditemui di lokasi usai mendampingi Wali Kota Serang, Budi Rustandi.
Ia menyebutkan, sedikitnya tujuh ruang kelas mengalami dampak terparah dengan ketinggian air mencapai betis orang dewasa. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah mengambil kebijakan meliburkan seluruh siswa dan menerapkan pembelajaran dari rumah (BDR).
“KBM kami liburkan sementara. Kasihan anak-anak, sepatu dan seragam basah semua. Jadi guru-guru memberikan tugas untuk dikerjakan dari rumah,” ujarnya.
Nining mengungkapkan, banjir di SD Negeri Ciputat sudah terjadi bertahun-tahun setiap musim hujan. Faktor utama penyebabnya adalah posisi sekolah yang berada di area cekungan.
“Air datang dari depan dan belakang. Bahkan air juga menyembur dari bawah lantai kelas,” terangnya.
Ia berharap, setelah peninjauan langsung oleh Wali Kota Serang, pemerintah daerah dapat segera merealisasikan penanganan banjir di sekolah tersebut. Rencananya, akan dilakukan pembangunan drainase serta peninggian tebing di belakang sekolah.
“Mudah-mudahan setelah kunjungan Pak Wali Kota, tanah dan bangunan sekolah bisa ditinggikan supaya tidak banjir lagi,” ujarnya.
Penulis: Ade Faturohman
Editor: Usman Temposo