Beranda Bisnis Soal Rencana Penutupan PT KOS, DPRD Cilegon: Pemkot Harus Segera Jalin Komunikasi

Soal Rencana Penutupan PT KOS, DPRD Cilegon: Pemkot Harus Segera Jalin Komunikasi

Anggota DPRD Cilegon, Faturohmi. (doc.pribadi)

CILEGON – Anggota Komisi II DPRD Kota Cilegon, Faturohmi menyarankan agar pemerintah daerah segera melakukan langkah komunikasi dengan manajemen PT Krakatau Osaka Steel (KOS) menyusul kabar keputusan akan ditutupnya pengoperasian pabrik baja patungan antara PT Krakatau Steel (KS) dan Osaka Steel Co.,Ltd tersebut di Kota Cilegon pada tahun ini.

“Komunikasi segera ini penting untuk mengetahui secara komprehensif persoalan yang terjadi di perusahaan tersebut. Apakah faktor tutupnya pabrik hanya dipicu oleh berkurangnya permintaan baja nasional, atau ada faktor lain yang berhubungan dengan kewenangan pemerintah daerah,” ujar Faturohmi kepada BantenNews.co.id, Kamis (29/1/2026).

Secara umum, adanya penghentian operasi sebuah pabrik industri akan berimbas pada keberlangsungan kerja buruhnya.

Untuk itu, Faturohmi juga mengingatkan Pemkot Cilegon melalui Dinas Tenaga Kerja sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang menangani masalah ketenagakerjaan harus memastikan pemenuhan hak-hak karyawan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

“Tentu kita juga harus mencermati dari sisi dampak turunan atas masalah (penutupan PT KOS) tersebut. Salah satunya akan terjadi PHK sehingga otomatis menambah jumlah pencari kerja atau pengangguran di Kota Cilegon yang saat ini jumlahnya masih banyak,” terang Politisi Gerindra ini.

Masih menurut Faturohmi, upaya komunikasi tersebut, sekaligus untuk memastikan akurasi kabar yang dapat diperoleh pemerintah daerah sebelum menentukan langkah berikutnya.

“Termasuk memastikan apakah penutupan pabrik tersebut akan berdampak terhadap hilangnya potensi pendapatan daerah? Tentu ini harus disikapi serius oleh Pemerintah Kota Cilegon,” tandasnya.

Penulis : Gilang Fattah
Editor : Wahyudin