Beranda Pemerintahan Pemkot Serang Luncurkan Mobil UPZ Quick Response, Layanan Darurat Gratis Siaga 24...

Pemkot Serang Luncurkan Mobil UPZ Quick Response, Layanan Darurat Gratis Siaga 24 Jam

Peluncuran satu unit mobil operasional Unit Pengumpul Zakat (UPZ) oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, pada Selasa (27/1/2026).

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penanganan kedaruratan sosial.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran satu unit mobil operasional Unit Pengumpul Zakat (UPZ) oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, pada Selasa (27/1/2026).

Kendaraan operasional ini disiagakan sebagai sarana quick response atau respons cepat pemerintah dalam menindaklanjuti aduan masyarakat serta menangani korban bencana di wilayah Kota Serang. Layanan ini dapat diakses secara gratis dan beroperasi selama 24 jam.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menjelaskan bahwa pengadaan mobil layanan tersebut merupakan bukti efisiensi tata kelola pemerintahan. Armada ini hadir tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Mobil UPZ ini untuk operasional percepatan penanganan aduan masyarakat yang terkena musibah. Layanan ini gratis dan siaga 24 jam untuk warga Kota Serang,” ujar Budi Rustandi usai peresmian.

Sebagai implementasi perdana, unit reaksi cepat ini langsung diterjunkan untuk menangani musibah warga yang tenggelam di kawasan bekas galian C, Kecamatan Taktakan. Dalam penanganan tersebut, Pemkot Serang juga bersinergi dengan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) dengan memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Ini adalah bentuk kolaborasi nyata. Kami menandatangani MoU dan langsung action. Santunan diberikan melalui anggaran kemitraan dengan BWA tanpa menggunakan APBD,” tegasnya.

Guna memastikan pelayanan berjalan lebih terstruktur dan responsif, Pemkot Serang juga melakukan penataan sistem pengaduan masyarakat. Layanan aduan yang sebelumnya tersebar kini dipusatkan di Sekretariat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), sehingga setiap laporan dapat terdata dan ditindaklanjuti secara sistematis.

Meski saat ini baru tersedia satu unit armada, Wali Kota optimistis jumlah kendaraan pelayanan akan terus bertambah seiring kuatnya dukungan dari mitra pembangunan.

Baca Juga :  5 Perwakilan Kabupaten/Kota Terpilih Jadi Pemuda Pelopor Banten

Ke depan, dukungan tambahan armada dari BWA juga diproyeksikan untuk mendukung program prioritas pemberantasan buta aksara melalui gerakan “Serang Mengaji”.

“Kolaborasi dengan berbagai pihak ini sangat luar biasa karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat tanpa membebani keuangan daerah,” pungkasnya.

Tim Redaksi