Beranda Peristiwa 4 Rumah Warga Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem di Kota Serang

4 Rumah Warga Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem di Kota Serang

Petugas BPBD Kota Serang melakukan assessment ke lokasi kejadian

SERANG – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan empat rumah warga di Kota Serang mengalami kerusakan cukup parah pada Jumat hingga Sabtu, 23–24 Januari 2026. Kejadian tersebut tersebar di beberapa kecamatan dan langsung ditangani Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Serang.

Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, membenarkan adanya peristiwa rumah roboh akibat cuaca ekstrem tersebut. Ia mengatakan laporan pertama diterima pada Sabtu siang dan petugas langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan assessment.

“Setelah menerima laporan dari pihak kelurahan dan petugas kami, Tim TRC BPBD Kota Serang langsung turun ke lokasi untuk melakukan penilaian kondisi rumah warga yang terdampak,” ujar Diat Hermawan, Sabtu (24/1/2026).

Empat lokasi yang terdampak meliputi Lingkungan Suci RT/RW 001/001 Kelurahan Terumbu Kecamatan Kasemen, Lingkungan Serdang RT/RW 017/002 Kelurahan Cipete Kecamatan Curug, Lingkungan Ranca Sawah RT/RW 001/001 Kelurahan Drangong Kecamatan Taktakan, serta Lingkungan Ciwaru RT/RW 001/006 Kelurahan Cipocok Jaya Kecamatan Cipocok Jaya.

Berdasarkan hasil assessment BPBD, tingkat kerusakan diperkirakan mencapai sekitar 30 persen atau kategori rusak sedang. Kerusakan terjadi pada sejumlah bagian rumah seperti ruang tengah, kamar tidur, dapur, hingga kamar mandi.

Rumah-rumah tersebut masing-masing milik Ibu Hanifah dengan jumlah penghuni 1 KK berisi 9 jiwa, Bapak Solihin 1 KK berjumlah 4 jiwa, Ibu Siah 1 KK berjumlah 1 jiwa, serta Bapak Madrakah 1 KK berjumlah 4 jiwa.

Diat Hermawan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Penyebab utama kerusakan rumah adalah faktor alam, hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Kota Serang dalam beberapa hari terakhir,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Baca Juga :  Lagi Jembatan Penghubung Dua Desa di Lebak Terputus Diterjang Banjir

“Kami mengajak warga untuk segera melapor apabila terjadi kejadian darurat agar bisa segera ditangani,” pungkasnya.

Tim Redaksi