Beranda Bisnis Dirut PT Krakatau Steel Tertarik Bangun Pelabuhan Warnasari

Dirut PT Krakatau Steel Tertarik Bangun Pelabuhan Warnasari

Pemkot Cilegon dan PT Krakatau Steel menunjukkan dokumen MoU Akses Pelabuhan Warnasari - (Usman Temposo/BantenNews.co.id)

CILEGON – Direktur Utama PT Krakatau Steel (KS) Muhamad Akbar Djohan menyatakan ketertarikannya untuk terlibat dalam pembangunan Pelabuhan Warnasari, apabila Kota Cilegon mengajak KS untuk bekerja sama.

Menurut Akbar, pelabuhan merupakan pintu masuk utama dalam memperkuat posisi Cilegon sebagai pusat aktivitas maritim. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMN strategis seperti Krakatau Steel dapat mendorong Cilegon menjadi hub maritim, tidak hanya untuk kebutuhan domestik, tetapi juga untuk ekspor-impor dengan standar internasional.

“Oh iya, pasti (kami mau-red). Pelabuhan itu kan pintu masuk. Dengan kerja sama ini kita akan memperkuat posisi Kota Cilegon sebagai hub maritim. Bukan hanya untuk suplai dalam negeri, tetapi juga ekspor-impor dengan standarisasi pelabuhan internasional,” ujar Akbar kepada wartawan di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan pelabuhan tidak hanya mendukung distribusi bahan baku dan produk jadi untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga harus mampu membangun ekosistem maritim yang kompetitif di tingkat regional Asia Tenggara.

“Misi kami bersama Pak Wali Kota adalah bagaimana pelabuhan di Cilegon, beserta ekosistemnya, bisa menjadi hub maritim di kawasan Southeast Asia. Semua skema kerja sama akan terbuka selama memberikan nilai tambah dan memenuhi prinsip compliance,” tegasnya.

Akbar juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap kerja sama investasi. Menurutnya, era saat ini menuntut keterbukaan dan kepatuhan terhadap regulasi sebagai fondasi utama dalam menarik investor.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa visi besar Cilegon sebagai kota industri dengan ekosistem paling siap di Indonesia sudah mulai menarik minat investasi, bahkan sebelum penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akses Pelabuhan Warnasari.

“Sebelum MoU pun, sudah ada investasi yang masuk secara bertahap. Terakhir, pada 20 Desember lalu, dilakukan groundbreaking yang dihadiri langsung oleh Wali Kota,” katanya.

Baca Juga :  Software Akuntansi Kledo Permudah UMKM

Dalam kesempatan tersebut, Akbar juga menyampaikan bahwa Krakatau Steel siap mengoptimalkan seluruh aset, jaringan, dan sumber daya manusia yang dimiliki bersama pemerintah kota, agar aset negara, aset pemerintah daerah, dan aset BUMN dapat memberikan dampak ekonomi nyata bagi Cilegon.

Terkait pengembangan kawasan industri, Akbar menyebutkan bahwa saat ini Krakatau Steel telah memiliki hampir 500 hektare lahan, dengan rencana pengembangan hingga 2.000 hektare, bahkan berpotensi mencapai 10.000 hektare ke depan.

“Harapannya tentu dampaknya juga semakin besar bagi pemerintah kota dan pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen,” pungkasnya.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin