SERANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan update peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Banten pada Sabtu, 17 Januari 2026. BMKG menyebutkan masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah.
Berdasarkan informasi Prakirawan BMKG Banten, kondisi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan terjadi mulai pukul 17.27 WIB dan berpotensi berlangsung hingga pukul 19.30 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Pandeglang di antaranya Kecamatan Pandeglang, Karang Tanjung, Koroncong, dan Majasari. Sementara di Kabupaten Lebak, potensi hujan lebat terjadi di Cipanas, Cimarga, Sajira, Rangkasbitung, Warunggunung, Cikulur, Cibadak, dan Kalanganyar.
Selain itu, wilayah Kabupaten Serang yang masuk dalam peringatan dini antara lain Kecamatan Pulo Ampel. Di wilayah perkotaan, hujan lebat juga berpotensi terjadi di Kota Cilegon tepatnya Kecamatan Pulomerak, serta Kota Serang di Kecamatan Cipocok Jaya dan sekitarnya.
BMKG juga mengingatkan bahwa potensi hujan lebat tersebut dapat meluas ke wilayah lain di Provinsi Banten. Di Kabupaten Pandeglang, perlu diwaspadai wilayah Cipeucang, Mandalawangi, Cimanuk, Kaduhejo, Banjar, Cadasari, dan Mekarjaya.
Untuk Kabupaten Lebak, hujan berpotensi meluas ke Kecamatan Muncang, Leuwidamar, Bojongmanik, Cileles, Maja, Cibeber, Sobang, Curug Bitung, hingga Lebakgedong.
Sementara di Kabupaten Serang, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kramatwatu, Waringinkurung, Bojonegara, Ciruas, Kragilan, Pontang, Tirtayasa, Tanara, Cikande, Kibin, Carenang, Binuang, Petir, Tunjung Teja, Baros, Cikeusal, Pamarayan, Kopo, Jawilan, Ciomas, Pabuaran, Padarincang, Mancak, Gunung Sari, Bandung, dan Lebak Wangi.
Adapun di Kota Cilegon, hujan lebat diperkirakan dapat meluas ke Kecamatan Cibeber, Cilegon, Ciwandan, Jombang, Gerogol, Purwakarta, dan Citangkil. Sedangkan di Kota Serang, wilayah Serang, Kasemen, Walantaka, Curug, dan Taktakan juga masuk dalam wilayah peringatan dini.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat angin kencang. Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi BMKG di https://bbmkg2.bmkg.go.id.
Tim Redaksi
