Beranda Peristiwa Banjir Kepung Cilegon, Rahmatulloh Minta Pemkot Tinjau Galian C dan Buat Penampungan...

Banjir Kepung Cilegon, Rahmatulloh Minta Pemkot Tinjau Galian C dan Buat Penampungan Air

Banjir merendam pemukiman warga di Kecamatan Jombang Cilegon. (Istimewa)

CILEGON – Tingginya curah hujan di Kota Cilegon mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota Baja itu terendam banjir.

Salah satunya di Lingkungan Kranggot, RT 04, RW 04, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Di mana, 241 Kepala Keluarga dan 723 jiwa terdampak banjir.

Banjir yang terjadi sejak pukul 04.30 WIB itu ditimbulkan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Sementara drainase sempit menyebabkan air meluap ke permukiman warga. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Diketahui, banjir tak hanya terjadi di wilayah Kecamatan Jombang, kecamatan lainnya seperti Cibeber juga mengalami nasib yang sama dan yang paling parah terjadi di Ciwandan.

Kondisi itu sontak menuai banyak keprihatinan dari banyak pihak, salah satunya anggota DPRD Cilegon dari Fraksi PAN, Rahmatulloh. Ia bersama timnya turun langsung ke lokasi bencana membagikan sejumlah bantuan.

Bantuan itu berupa sembako dan uang tunai diberikan kepada warga terdampak hasil dari kantong pribadi dan partisipasi salah satu BUMD Cilegon.

“Banjir ini sebuah bencana dari Allah SWT yang tidak diharapakan oleh semua masyrakat Cilegon dan lainnya. Tapi paling tidak kita sebagai manusia harus menjaga alam dan lingkungan yang baik supaya tidak ada bencana lainnya,” katanya, Sabtu (3/1/2026).

Ia mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dapat segera melakukan penanganan agar banjir segera surut dan tak kembali merendam permukiman warga Kranggot, termasuk di daerah lainnya yang saat ini turut terendam.

“Pemkot harus meninjau ulang lokasi perbatasan Cilegon dengan Kabupaten Serang soal penebangan pohon dan galian c. Apakah banjir di Ciwandan, Cibeber, Jombang ini dampak dari galian c? Kalau nanti hasilnya iya, Pemkot harus berani minta Pemprov Banten untuk menindak dengan menutup galian yang merugikan masyarakat itu,” ucap Rahmatulloh.

Baca Juga :  Pembayaran Honor Guru Madrasah di Cilegon Tunggu Putusan BPK

Selain itu, Rahmatulloh menyarankan agar Pemkot Cilegon tak hanya fokus pada proses pengurangan air saja. Ia juga mengusulkan agar dibuatkan penampungan khusus agar air tak hanya terbuang percuma.

“Banjir ini sebetulnya bisa dimanfaatkan airnya untuk ditampung, untuk cadangan air beraih dan air minum oleh Pemkot melalui PDAM. Ditampung dalam DUM buatan sehingga air banjir tidak hilang menguap begitu saja,” tutupnya.

Hingga saat ini, warga setempat dan masyarakat lainnya masih khawatir dan waspada terjadi banjir susulan, mengingat cuaca buruk masih berlangsung.

Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd