Beranda Pemerintahan Curah Hujan Tinggi, BPBD Lebak Imbau Warga Waspadai Banjir

Curah Hujan Tinggi, BPBD Lebak Imbau Warga Waspadai Banjir

Awan mendung menghiasi langit Kabupaten Serang. (Iyus/bantennews)

LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan bencana banjir. Imbauan itu dikeluarkan mengingat tingginya curah hujan di Kabupaten Lebak dalam beberapa hari terakhir.

Sekretaris BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan bahwa pihaknya telah menerima peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi secara langsung maupun tidak langsung oleh siklon tropis dan diperkirakan berlangsung hingga 10 Januari 2026.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor harus berhati-hati, siap siaga, dan waspada. Dampak cuaca ekstrem ini sudah mulai terasa,” kata Febby kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

Ia mengungkapkan, Sungai Ciberang dan Sungai Ciujung sebagai sungai utama di Kabupaten Lebak telah meluap dan berada pada status siaga 1.

Akibatnya, sejumlah wilayah yang selama ini dikenal sebagai langganan banjir mulai digenangi air.

“Di beberapa daerah, khususnya wilayah yang menjadi langganan banjir, sudah mulai tergenang. Karena itu, masyarakat diminta tetap siaga, terutama di daerah rawan banjir,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun Bendungan Karian dinilai mampu meredam banjir di wilayah tertentu. Akan tetapi, aliran Sungai Ciujung tidak hanya berasal dari Sungai Ciberang.

Aliran juga datang dari Sungai Cisimeut, Ciujung Lama, hingga Ciujung Baru.

“Wilayah perkotaan seperti Cibadak, Muara Rangkasbitung, dan Kalimati masih berpotensi mengalami banjir perkotaan. Risiko juga mengarah ke Kecamatan Cibadak bagian Cisangu, yang kerap mengalami penyumbatan aliran sungai akibat suplai air dari hulu,” ucapnya.

Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd