Beranda Peristiwa Refleksi 2025: Dari Polemik SPMB Hingga Bencana Hidrometeorologi di Banten

Refleksi 2025: Dari Polemik SPMB Hingga Bencana Hidrometeorologi di Banten

Ilustrasi Perayaan Malam Tahun Baru - foto istimewa detik.com

SERANG – Tahun 2025 menjadi periode penuh dinamika bagi Provinsi Banten. Sepanjang Januari hingga Desember, berbagai peristiwa penting mewarnai pemberitaan, mulai dari kebijakan publik yang menuai polemik, bencana alam berulang, penegakan hukum, hingga capaian pembangunan dan prestasi masyarakat Banten di tingkat nasional. Berikut beberapa isu yang dirangkum BantenNews.co.id.

Polemik Kebijakan Publik dan Pendidikan

Salah satu isu paling menonjol sepanjang 2025 adalah kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK negeri. Perubahan mekanisme seleksi memicu protes orang tua dan siswa di sejumlah daerah, terutama terkait sistem domisili, kuota, serta dugaan praktik titipan siswa. Polemik ini menjadi perhatian luas publik dan mendorong klarifikasi dari Pemerintah Provinsi Banten serta DPRD.

Selain SPMB, isu pemerataan akses pendidikan juga mencuat melalui rencana pengembangan Program Sekolah Rakyat, yang ditargetkan bertambah pada 2026 sebagai upaya memperluas layanan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Bencana Hidrometeorologi Dominasi Akhir Tahun

Sepanjang 2025, Banten kembali dihadapkan pada ancaman bencana hidrometeorologi. Curah hujan tinggi menyebabkan banjir, longsor, dan rumah roboh di sejumlah wilayah, seperti Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Lebak. Pada penghujung tahun, intensitas hujan yang meningkat berdampak pada permukiman warga, infrastruktur, serta aktivitas ekonomi.

Isu banjir tahunan kembali menjadi sorotan publik, terutama di wilayah perkotaan. Pemerintah daerah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari asesmen, pendataan korban, hingga pembongkaran bangunan liar yang dinilai menghambat aliran air.

Penegakan Hukum dan Kriminalitas

Di bidang hukum, aparat penegak hukum di Banten menorehkan sejumlah pengungkapan kasus yang menjadi perhatian publik. Kasus pembunuhan, peredaran rokok ilegal, tambang emas ilegal, serta berbagai tindak pidana lainnya mendominasi pemberitaan kriminal sepanjang tahun.

Baca Juga :  Musrenbang 2024, Kecamatan Jayanti Fokus di Bidang SDM, Ekonomi dan Infrastruktur

Penindakan terhadap pelanggaran hukum tersebut disebut sebagai bentuk komitmen aparat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta melindungi keuangan dan sumber daya negara.

Lingkungan dan Infrastruktur

Isu lingkungan dan tata ruang menjadi perhatian serius sepanjang 2025. Selain banjir, persoalan pencemaran dan dampak aktivitas industri di kawasan pesisir Banten turut disorot. Pemerintah daerah juga mengambil langkah tegas melalui penertiban dan pembongkaran bangunan liar di sejumlah titik rawan banjir, khususnya di wilayah industri dan jalur utama.

Pembangunan infrastruktur dan normalisasi saluran air menjadi agenda yang terus didorong, meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan lahan dan anggaran.

Pemerintahan dan Pembangunan Daerah

Dari sisi pemerintahan, tahun 2025 ditandai dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Banten. Momentum ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menegaskan arah pembangunan, penguatan tata kelola pemerintahan, serta kolaborasi lintas sektor.

Sejumlah program ekonomi, UMKM, dan agenda pameran daerah turut mewarnai pemberitaan positif. Capaian kinerja dan penghargaan bagi pejabat serta instansi daerah juga menjadi bagian dari sorotan media sepanjang tahun.

Prestasi, Sosial, dan Solidaritas

Di tengah berbagai tantangan, masyarakat Banten juga mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan. Atlet muda asal Banten berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, aksi solidaritas sosial melalui penggalangan donasi bagi korban bencana di daerah lain menunjukkan kuatnya kepedulian sosial masyarakat Banten.

Sepanjang 2025, Provinsi Banten menghadapi beragam tantangan di bidang sosial, kebencanaan, dan tata kelola, namun juga menunjukkan upaya berkelanjutan dalam pembangunan, penegakan hukum, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dinamika tersebut menjadi cerminan perjalanan Banten sepanjang tahun, sekaligus catatan penting dalam menyongsong agenda pembangunan pada 2026.

Tim Redaksi