Beranda Hukum Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dan Luka Tusukan

Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dan Luka Tusukan

Tempat kejadian perkara dipasang garis polisi. (Rasyid/bantennews)

SERANG – Seorang ibu rumah tangga berinisial F (42), ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Senin (29/30/2025).

Berdasarkan informasi awal, polisi memastikan kematian korban diduga kuat akibat tindak pidana pembunuhan.

Kapolsek Waringinkurung, Iptu Hari Purwanto, mengatakan peristiwa ini sempat disalahartikan warga sebagai kasus keguguran. Dugaan itu muncul lantaran korban ditemukan dalam kondisi mengeluarkan banyak darah sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit sekira pukul 15:30 WIB.

“Awalnya masyarakat mengira korban mengalami keguguran. Bahkan yang membawa ke rumah sakit pun tidak mengetahui penyebab pasti korban bersimbah darah,” kata Hari kepada BantenNews.co.id

Namun begitu, setelah dilakukan pemeriksaan medis di rumah sakit, dugaan tersebut terpatahkan. Pihak rumah sakit menemukan adanya sejumlah luka tusukan di tubuh korban.

“Dari keterangan rumah sakit, luka yang ada merupakan luka tusukan, bukan akibat keguguran, lebih dari tiga luka tusukan,” ujarnya.

Polisi menyebut kematian korban merupakan tindak pidana. Meski demikian, motif dan kronologi kejadian masih dalam penyelidikan.

Setelah menerima laporan dari rumah sakit sekitar pukul 17.00 WIB, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk menjaga keutuhan lokasi.

“Kami memanggil sejumlah saksi dan sudah meminta keterangan dari beberapa orang. Perkara ini juga sudah kami limpahkan ke Polresta Serang Kota,” sampainya.

Lebih jauh, Hari mengungkapkan bahwa korban merupakan ibu rumah tangga dan tidak memiliki aktivitas pekerjaan lain. Saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong dan hanya ada korban di dalam rumahnya.

Atas peristiwa itu, polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang turut serta membersihkan bercak darah dan membawa korban ke rumah sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) sebelum polisi tiba.

Baca Juga :  Dua Pembunuh Sopir Truk Gula di Tol Tamer Minta Dihukum Ringan

Hingga kini, polisi belum menemukan indikasi pencurian. Dari hasil pengecekan di TKP dan keterangan anak dari korban, tidak ada barang berharga yang hilang.

“Belum ada laporan kehilangan barang,” tambahnya.

Dengan begitu, polisi mengamankan barang bukti sementara seperti kain lap bekas membersihkan darah, kasur, serta telepon genggam milik korban.

Sampai saat ini, jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi terus mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap identitas dan motif pelaku.

“Terduga pelaku masih dalam penyelidikan. Belum bisa kami simpulkan siapa pelakunya,” pungkasnya.

Penulis: Rasyid
Editor: TB Ahmad Fauzi