Beranda Peristiwa Excavator Milik DPUPR Banten Terperosok ke Saluran Irigasi di Banten Lama, Dua...

Excavator Milik DPUPR Banten Terperosok ke Saluran Irigasi di Banten Lama, Dua Pekerja Luka

Eskavator masuk parit di depan Vihara Avalokitesvara, Kasemen, Kota Serang. (Istimewa)

SERANG – Sebuah excavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten mengalami kecelakaan saat melakukan pekerjaan normalisasi sungai di kawasan Banten Lama, Kota Serang, Senin (22/12/2025).

Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir warga dan sempat menggegerkan masyarakat sekitar. Insiden terjadi di depan Vihara Avalokitesvara, sekira pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi, excavator tengah mengeruk sedimen lumpur di saluran irigasi tiba-tiba oleng ke kanan dan kiri sebelum akhirnya terguling dan terperosok ke dalam saluran.

Akibat kejadian itu, dua orang pekerja yakni operator dan kenek excavator mengalami luka ringan.

Keduanya sempat terpelanting dan tertimbun lumpur, sebelum akhirnya berhasil dievakuasi warga dan dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Serang, Jajuli, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelum ekskavator terguling, warga dan para tukang bangunan di sekitar lokasi sempat berteriak memperingatkan.

“Excavator mulai goyang ke kanan dan kiri saat pengerukan. Warga dan pekerja di sekitar lokasi sudah berteriak, tapi diduga karena suara mesin cukup keras, operator dan kenek tidak mendengar hingga akhirnya alat berat itu terguling,” ujar Jajuli saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Karena lokasi normalisasi Sungai Speelwijk cukup ramai, warga langsung bergerak cepat memberikan pertolongan. Mereka memecahkan kaca kabin excavator untuk menyelamatkan kedua pekerja yang terjebak di dalamnya.

Jajuli menambahkan, excavator tersebut merupakan milik Dinas PU Provinsi Banten. Saat ini pihak dinas terkait telah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan, sementara aktivitas normalisasi sungai dihentikan sementara waktu.

“Alat berat itu milik PU Provinsi. Petugas dinas sudah datang ke lokasi untuk mengecek kejadian, dan pekerjaan pengerukan dihentikan sementara,” ujarnya.

Baca Juga :  Tim Temukan Reruntuhan Bangunan Diduga Ruang Tamu Kesultanan Banten

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd