SERANG — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang menilai sistem digitalisasi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 33 persen di tahun 2025.
Kepala Bapenda Kota Serang, Hari W Pamungkas mengatakan, PAD Kota Serang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2024.
“PAD Kota Serang naik 33 persen. Tahun lalu hanya Rp221 miliar, dan kini menjadi Rp295 miliar, salah satunya berkat digitalisasi,” kata Hari, Kamis (11/12/2025).
Transaksi pajak berbasis digital tahun ini juga tercatat sebagai yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan berbagai inovasi pembayaran yang diterapkan Bapenda.
Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggelar Malam Anugerah Pajak Daerah Kota Serang Tahun 2025 di Hotel Aston Serang, Rabu (10/12/2025) malam.
Agenda tahunan ini menjadi ajang apresiasi bagi para wajib pajak yang dinilai berkontribusi besar terhadap peningkatan PAD sekaligus mendukung pembangunan Kota Serang yang berkelanjutan.
Hari menjelaskan, penilaian penghargaan mengacu pada tiga kategori utama: taat, tepat, dan waktu. Beberapa kategori yang diberikan antara lain wajib pajak dengan pembayaran terbesar, kelurahan dengan penggunaan QRIS terbanyak, hingga wajib pajak paling tepat waktu.
Untuk menambah semarak acara, Bapenda juga menyiapkan berbagai hadiah menarik seperti empat unit sepeda motor, perangkat elektronik, dan hadiah lainnya.
Ia menambahkan, seluruh penerimaan pajak digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Serang.
Acara berlangsung meriah dengan kehadiran Walikota Serang Budi Rustandi, Wakil Walikota Serang, Sekretaris Daerah Kota Serang, jajaran Asisten Daerah, seluruh camat dan lurah, serta perwakilan perbankan seperti Bank Indonesia, Bank Banten, dan BJB yang mendukung penguatan sistem pembayaran pajak berbasis digital.
Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Kontribusi Wajib Pajak, Fondasi Pembangunan Kota Bahagia dan Sejahtera.”
“Kegiatan ini dilakukan untuk memberi penghargaan dan motivasi kepada para wajib pajak yang telah berkontribusi, serta menciptakan iklim kesadaran pajak di masyarakat,” ujar Hari.
Sementara, Walikota Serang Budi Rustandi menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah konsisten memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
“Acara malam ini adalah bentuk pengakuan atas kontribusi nyata bapak-ibu wajib pajak kepada Kota Serang,” ujarnya.
Budi juga menegaskan, pemerintahannya terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Alhamdulillah pagi tadi Kota Serang mendapat penghargaan sebagai kota sangat inovatif. Kami terus mendorong pelayanan publik yang adaptif dan responsif demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sejak dilantik, Budi mengaku langsung melakukan penataan di sektor-sektor strategis, termasuk pembenahan Pasar Rau.
“Pasar Rau ditata agar lebih adil. Yang bayar pajak jangan sampai usahanya mati karena pungli, sementara yang liar malah berkembang,” tegasnya.
Budi juga menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif di Kota Serang.
“Saya berusaha membangun tanpa mengandalkan anggaran daerah. Saya jamin investasi aman di Kota Serang. Kenyamanan dan kemudahan kami pastikan. Siapa pun yang mempersulit investasi, akan saya ganti,” ujarnya.
Tidak hanya pembangunan fisik, ia turut menyoroti perbaikan tata hukum terkait status Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten.
“Setelah 18 tahun lebih berdiri, baru ada perbaikan redaksi pasal tentang ibu kota di undang-undang,” katanya.
Budi menegaskan, kinerja aparatur menjadi indikator utama dalam kepemimpinannya.
“Kinerja adalah tolak ukur saya. Lebih baik saya mengganti satu pejabat, daripada mengorbankan seluruh warga Kota Serang,” tegasnya.
Malam Anugerah Pajak Daerah 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan wajib pajak.
Inovasi digital yang digencarkan Bapenda disebut menjadi salah satu faktor utama meningkatnya PAD dalam beberapa tahun terakhir.
Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
