BANTEN – Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali terpantau meningkat dalam laporan resmi PVMBG untuk periode pengamatan 10 Desember 2025 pukul 00.00–24.00 WIB. Gunung api yang berada di perairan Selat Sunda itu masih berstatus Level II (Waspada), dengan sejumlah aktivitas kegempaan yang terdeteksi sepanjang hari.
Berdasarkan laporan pengamat Pos PGA Anak Krakatau Agastya Rajendra dan Deny Mardiono dari Pos Pengamatan Anak Krakatau, berdasarkan data KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG,. cuaca di sekitar gunung cenderung berawan dengan angin lemah mengarah ke timur laut. Suhu udara berkisar 24,6–28,1°C dan kelembapan 80–95 persen.
Secara visual, gunung tampak jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah teramati berwarna putih berintensitas tipis dengan ketinggian sekitar 5 meter dari puncak. Kondisi laut di sekitar pulau juga dilaporkan tenang.
Dari sisi kegempaan, tercatat satu kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 5 mm dan durasi 4 detik. Gempa vulkanik dangkal juga terekam satu kali dengan amplitudo 5 mm dan durasi 7 detik. Selain itu, alat pemantau mencatat tremor menerus (microtremor) dengan amplitudo 1–5 mm, dominan pada 2 mm.
Dengan kondisi aktivitas tersebut, PVMBG kembali mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan untuk tidak mendekati kawasan Anak Krakatau dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif demi keselamatan.
Penulis : TB Ahmad Fauzi
Editor : TB Ahmad Fauzi
