Beranda Pemerintahan Fraksi PDIP DPRD Banten Kritik Kebiasaan Proyek Fisik Dikerjakan di Akhir Tahun

Fraksi PDIP DPRD Banten Kritik Kebiasaan Proyek Fisik Dikerjakan di Akhir Tahun

Pekerja mengerjakan proyek jalan poris desa di Banten. (Istimewa)

SERANG – Fraksi PDIP DPRD Banten menyoroti pola berulang Pemprov Banten yang dinilai kerap menumpuk pelaksanaan pembangunan fisik pada penghujung tahun anggaran.

Kritik itu disampaikan anggota Fraksi PDIP DPRD Banten, Wawan Sumarwan, Kamis (20/11/2025).

Menurut Wawan, keterlambatan perencanaan maupun eksekusi membuat berbagai pekerjaan fisik seperti pembangunan jalan dan jembatan terpaksa dikerjakan saat musim hujan. Kondisi tersebut, ujarnya, berpotensi mengurangi kualitas hasil pekerjaan.

“Padahal dari segi teknis, pekerjaan menjelang akhir tahun itu musim penghujan yang terdampak pada kualitas pekerjaan,” kata Wawan.

Wawan mendorong Pemprov Banten menyusun perencanaan yang lebih tertata sehingga berbagai pekerjaan tidak kembali menumpuk pada penghujung tahun.

Ia menilai, penyusunan lini masa pelaksanaan yang jelas dan terukur diperlukan agar kualitas pembangunan terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka waktu lebih panjang.

“mohon gubernur membuat perencanaan yang matang atau membuat timeline program dalam setahun masa APBD agar dampak pembangunannya berkualitas dan dampaknya lebih lama bagi masyarakat,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan membantah pihaknya dengan sengaja menunda pelaksanaan kegiatan.

Ia menyebut, sejumlah faktor anggaran memaksa pemerintah daerah menahan pengerjaan proyek hingga keputusan final penyesuaian APBD ditetapkan. Contohnya seperti rasionalisasi anggaran sebesar Rp1,2 triliun akibat efisiensi.

“Sehingga kami kan harus memastikan mana anggaran yang memang tetap dijalankan dan mana yang dibatalkan. Nah itu kan keputusan (rasionalisasi anggaran) itu Mei atau Juni (2025) tuh. Nah itu baru kita lanjutkan,” ujar Arlan.

Arlan menegaskan, pelaksanaan proyek bukan sengaja ditunda.

“Kalau kami sih ingin secepatnya. Cuma kalau untuk (anggaran) perubahan juga memang ketuk palunya baru Oktober, baru mulai. Jadi kita ketemu hujan, tapi ya sudah kan yang penting sekarang program tetap berjalan. Ya nanti sampai Desember diupayakan selesai,” katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Banten Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd