Beranda Pemerintahan Main Bola di Stadion Seruni Tak Lagi Gratis, Tarif Rp2 Juta per...

Main Bola di Stadion Seruni Tak Lagi Gratis, Tarif Rp2 Juta per Laga

Suasana RDP di DPRD Kota Cilegon. (Maulana/bantennews)

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan memberlakukan tarif penggunaan lapangan sepak bola di Stadion Seruni mulai tahun depan. Kebijakan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang digelar di DPRD Cilegon pada Kamis (13/11/2025).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Cilegon, Sakri Jasiman, menjelaskan bahwa tarif hanya dikenakan bagi masyarakat yang menggunakan lapangan sepak bola, bukan area jogging.

“Sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2024, penggunaan stadion untuk main bola akan dikenakan tarif berbayar. Untuk jogging tidak diberlakukan tarif,” ujar Sakri.

RDP yang difasilitasi Komisi III DPRD Cilegon itu juga dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain BPKPAD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Disperindag, Dinas Koperasi dan UMK, Dinas Lingkungan Hidup, serta Bagian Hukum Setda Cilegon.

Sakri menuturkan, pemberlakuan tarif dianggap perlu untuk mendukung biaya operasional stadion sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

“Selama ini kita belum mengenakan tarif karena menunggu selesainya Perda. Stadion membutuhkan pemeliharaan, jadi perlu ada pengaturan,” jelasnya.

Untuk besaran tarif, Pemkot Cilegon akan mematok sekitar Rp2 juta per pertandingan bagi pengguna lapangan sepak bola di Stadion Seruni.

“Tarifnya Rp2 jutaan per pertandingan. Selama ini banyak pemohon dari klub-klub lokal di Cilegon yang ingin bermain di sana,” kata Sakri.

Penulis: Maulana
Editor: Tb Moch. Ibnu Rushd