Beranda Peristiwa AMKM Desak Pergub dan Perbup Jam Operasional Truk ODOL Segera Dikeluarkan

AMKM Desak Pergub dan Perbup Jam Operasional Truk ODOL Segera Dikeluarkan

Massa aksi memblokade Jalan Raya Serang-Cilegon di Kramatwatu, Kabupaten Serang. (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG – Aliansi Masyarakat Kramatwatu Melawan (AMKM) mendesak segera dikeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) dan Peraturan Bupati (Perbup) terkait pembatasan jam operasional truk over dimention over load (ODOL).

Selain itu, massa juga menolak Jalan Raya Serang-Cilegon tepatnya di wilayah Kramatwatu, Kabupaten Serang dilintasi truk ODOL.

“Kami sangat menolak truk ODOL melintasi wilayah Kramatwatu. Mereka harusnya bisa lewat tol. Karena udah banyak dampaknya, mulai dari kecelakaan, hingga kemacetan,” tegas Koordinator aksi AMKM, Agung Permana saat ditemui di sela aksi unjuk rasa, Senin (27/10/2025).

Agung mengatakan, warga menuntut segera dikeluarkannya Pergub dan Perbup jam operasional truk ODOL.

“Kita menuntut Pergub dan Perbup, hari ini segera keluar. Kita juga menuntut pemerintah menyelesaikan persoalan tambang. Karena itu momok awal adanya truk ODOL,” kata Agung.

Massa juga menilai, peran pemerintah dalam menyelesaikan persoalan truk pengangkut hasil tambang itu sangat lamban.

“Kita tidak percaya lagi sama pemerintah. Makanya masyarakat Kramatwatu turun lagi ke jalan. Persoalan ini sudah 5 tahun kuta suarakan, tapi sampai sekarang belum selesai,” katanya.

Agung menegaskan, aksi demonstrasi tersebut sebagai bentuk kemarahan warga Kramatwatu atas lambannya penyelesaian dari pemerintah.

Massa juga meminta adanya ketegasan dari pemerintah daerah untuk menindak tegas truk ODOL yang nakal.

“Katanya Kramatwatu diistimewakan, tidak boleh ada truk ODOL yang melintas. Tapi buktinya masih ada yang nakal,” ucapnya.

“Makanya kami minta dinas terkait harus segera laksanakan aturan. Jangan lalai. Karena kami melihat sampai saat ini masih lalai,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, bersama aktivis mahasiswa kembali turun ke jalan memprotes aktivitas ODOL.

Pantauan di lapangan, aksi dimulai sekira pukul 13.15 WIB. Massa aksi gabungan dari warga dan aktivis langsung berorasi di tengah Jalan Raya Serang-Cilegon.

Baca Juga :  Keluarga Pramugari Sriwijaya Air SJ-182 Berharap Korban Segera Ditemukan

Satu persatu massa aksi memberikan orasinya. Puncaknya, massa aksi memblokade jalan nasional tersebut. Bahkan, membajak sebuah truk untuk kemudian melanjutkan aksi unjuk rasa ke perempatan lampu merah, PCI, Cilegon.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah