
KAB. SERANG – Warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, bersama aktivis mahasiswa kembali turun ke jalan unjuk rasa protes aktivitas truk over dimensi over load (ODOL), Senin (27/10/2025).
Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi dimulai sekira pukul 13.15 WIB. Massa aksi gabungan dari warga dan aktivis langsung berorasi di tengah Jalan Raya Serang-Cilegon.
Satu persatu massa aksi memberikan orasinya. Puncaknya, massa aksi memblokade jalan nasional tersebut.
Bahkan, membajak sebuah truk untuk kemudian melanjutkan aksi unjukrasa ke perempatan lampu merah, PCI, Cilegon.
Ditemui di sela demo, koordinator massa aksi, Agung Permana mendesak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera merampungkan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait pembatasan jam operasional truk ODOL yang mengangkut hasil tambang.
“Kami minta Pergub secepatnya bisa selesai. Kalau bisa hari ini keluar,” tegas Agung.
Ia juga menilai, langkah pemerintah sangat lambat dalam menyelesaikan masalah truk ODOL.
“Kami sangat kecewa. Pemerintah lamban. Kalau masih seperti ini kita akan buat aksi yang lebih besar lagi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, aksi massa berlanjut di perempatan lampu merah PCI.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah