Beranda Pemerintahan Walikota Cilegon Tak Hadir di Acara Galeri Inovasi Anak Negeri, Peserta Kecewa

Walikota Cilegon Tak Hadir di Acara Galeri Inovasi Anak Negeri, Peserta Kecewa

Acara Galeri Inovasi Anak Negeri yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Cilegon pada Kamis (16/9/2025) di ASA Sport - (Foto Usman Temposo/BantenNews.co.id)

CILEGON – Acara Galeri Inovasi Anak Negeri yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Cilegon pada Kamis (16/9/2025) di ASA Sport berlangsung meriah, namun tidak dihadiri oleh Walikota Cilegon, Robinsar, yang semula dijadwalkan hadir.

Acara yang dihadiri oleh ribuan masyarakat ini menampilkan beragam karya inovatif dari berbagai sektor, dengan stan-stan yang dipenuhi oleh produk hasil karya anak bangsa.

Bahkan, Kabid Pengelolaan BMD BPKAD Banten, Berly Rizki Natakusumah, hadir untuk memberikan sambutan. Walikota Cilegon, Robinsar, seharusnya menjadi pembicara utama dalam acara tersebut, namun dalam kenyataannya, dia tidak hadir dan diwakili Asda I Pemkot Cilegon, Bambang Hario Bintan.

Menurut seorang pejabat Bappedalitbang yang enggan disebutkan namanya, ketidakhadiran Walikota sangat mengejutkan.

“Konfirmasi tidak hadirnya tiba-tiba banget. Tidak tahu kenapa,” ujarnya.

Kejadian ini memunculkan berbagai pertanyaan, karena semula jadwal dan protokoler acara sudah mencantumkan nama Walikota sebagai bagian dari rangkaian acara.

Absennya Walikota dalam acara besar seperti ini tidak hanya mengecewakan pejabat Bappedalitbang, tetapi juga peserta acara yang merasa diabaikan.

Sejumlah peserta yang mengikutsertakan produk inovasi mereka mengungkapkan kekecewaannya karena mereka berharap Walikota dapat hadir langsung untuk memberikan apresiasi terhadap karya mereka.

“Kami sudah mempersiapkan produk terbaik untuk ditampilkan. Kehadiran Walikota tentu akan memberi motivasi lebih,” ujar salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Meskipun acara tetap berlangsung dengan baik, ketidakhadiran orang nomor satu di Cilegon memunculkan kesan bahwa perhatian terhadap acara yang melibatkan potensi dan kreativitas warga tidak maksimal.

Kritik pun mulai bermunculan terkait pengelolaan acara dan ketidakhadiran Walikota yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung inovasi lokal.

Baca Juga :  Jalan Warnasari Dijual, Siapa yang Diuntungkan?

Tindakan ini memunculkan pertanyaan mengenai komitmen Pemkot Cilegon dalam mendorong kreativitas dan inovasi anak negeri di daerah ini.

Diharapkan ke depan, Pemkot Cilegon lebih memperhatikan peran penting setiap acara dalam membangun citra daerah dan memberikan perhatian penuh terhadap kegiatan yang melibatkan kepentingan masyarakat.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin