Beranda Peristiwa Proyek Penanaman Kabel Optik di Cilegon Dikeluhkan Pengguna Jalan

Proyek Penanaman Kabel Optik di Cilegon Dikeluhkan Pengguna Jalan

Proyek penanaman kabel optik jaringan internet di Jalan SA Tirtayasa Kota Cilegon. (Maulana/bantennews)

CILEGON – Proyek penanaman kabel optik yang saat ini tengah berlangsung di sepanjang Jalan Protokol Kota Cilegon dikeluhkan oleh pengguna jalan.

Pantauan di lapangan, sisa-sisa material bekas pekerjaan tersebut masih terlihat berserakan di sejumlah titik. Hal itu membuat estetika kota berkurang.

Terlebih, pekerjaan yang saat ini tengah berlangsung di dekat area Landmark Cilegon itu juga tidak dipasangi rambu-rambu pembatas yang dapat berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Tujuannya sih bagus ya, cuma setelah pekerjaannya dirapihkan lagi sisa-sisa materialnya. Soalnya ini bahaya kalau hujan takut licin jalannya,” keluh salah satu pengguna jalan, Jamhuri saat ditemui di sekitar lokasi, Jumat (3/10/2025).

Hal senada juga disampaikan oleh pengguna jalan lainnya, Hifatul Iman. Menurutnya, selain sisa-sisa material yang perlu dirapikan kembali.

Ia juga berharap nasib trotoar yang sempat digali untuk pekerjaan kabel optik itu juga perlu dipikirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

“Itu trotoar kan dibongkar jadi ada lobang-lobang, itu nanti harus dipasang lagi, dibagusin lagi. Namanya trotoar kan buat pejalan kaki. Jangan sampai setelah digali dibiarkan begitu aja. Selain bahaya, juga jelek kelihatannya,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Asisten Daerah (Asda) II Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra menyampaikan, keluhan-keluhan tersebut telah disampaikan dalam rapat pembahasa progres dan evaluasi relokasi kabel udara bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).

“Itu sudah kita sampaikan. Intinya, kita evaluasi termasuk hasil galian kalau sudah ya dikembalikan seperti semula. Kalau ada bekas-bekas galian yang belum ada pagarnya kita sarankan untuk dipagar,” ujarnya.

Soal perbaikan trotoar yang sempat digali untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut, kata Aziz, pihaknya juga bersama Apjatel akan mengembalikan seperti semula. Meskipun dengan bahan material yang tidak seratus persen sama seperti sebelumnya.

Baca Juga :  BMKG: Cuaca Ekstrem di Banten Berpotensi 18–20 Januari 2026

“Kalau trotoar kita akan kembalikan ke semula. Tadi ada penyampaian terkait bahan keramik yang sudah tidak beredar lagi. Setiap ada bekas galian Apjatel kita siapkan berapa meter keramiknya supaya tidak belang,” ucapnya enteng.

Bukan rahasia umum, bongkar pasang akses trotoar yang terus menerus berulang seakan menjadi bukti buruknya sistem perencanaan hingga pemeliharaan aset infrastruktur daerah dalam hal penataan kota di sepanjang jalan protokol oleh Pemkot Cilegon selama ini. Belum lagi barisan lampu hias di atasnya yang sudah tak lagi berfungsi dan telah menelan uang rakyat yang tidak sedikit.

“Tapi perbedaannya di jarak tertentu, sehingga tidak mengganggu estetika. Tetap akan rapi, hanya saja materialnya harus mendekati sama yang sebelumnya,” tutupnya.

Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd