TANGSEL – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie optimis target serapan anggaran dapat dikejar dalam waktu tiga bulan terakhir tahun ini.
Diketahui, serapan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel baru mencapai 50,04 persen
Ia mengatakan, pendapatan daerah sudah mencapai 74 persen, sementara seluruh proses lelang dan kontrak pekerjaan telah selesai.
“Sekarang tinggal pelaksanaan. Target kami minimal serapan di atas 90 persen,” ujar Benyamin, Rabu (1/10/2025).
Lebih lanjut, ia menyebut, serapan tak mungkin 100 persen karena efisiensi dalam lelang kerap menyisakan anggaran.
“Misalnya nilai tender Rp1 miliar, pemenangnya bisa hanya Rp800 juta. Sisanya masuk ke silpa (sisa lebih penggunaan anggaran-red),” ucapnya.
Beberapa organisasi perangkat daerah seperti Sekretariat Daerah, Dinas Kesehatan, dan Kesbangpol mencatat serapan tinggi. Sementara, OPD teknis dan bidang ekonomi masih digenjot karena umumnya pekerjaan fisik dilakukan di akhir tahun.
Benyamin menekankan, percepatan belanja daerah penting untuk mendorong perputaran ekonomi. Meski kontribusinya kecil, belanja APBD bisa menjaga daya beli masyarakat dan konsumsi domestik.
“Kalau uang cepat dibelanjakan, pasar bergerak, usaha hidup, dan inflasi bisa ditekan. Jadi ini bukan soal angka saja, tapi dampaknya,” katanya.
Diketahui, pada tahun lalu Pemkot Tangsel mencatat serapan anggaran sebesar 96 persen. Benyamin berharap tahun ini bisa mendekati capaian tersebut, agar APBD benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat.
Penulis : Ahmad Rizki
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
