Beranda Kampus Gagal Dapat Beasiswa Juare, Ratusan Mahasiswa Baru DPD Gema Al-Khairiyah Minta Pemkot...

Gagal Dapat Beasiswa Juare, Ratusan Mahasiswa Baru DPD Gema Al-Khairiyah Minta Pemkot Cilegon Lebih Bijaksana

Mahasiswa Al Khairiyah usai bertemu dengan Kesra Setda Pemkot Cilegon. (Maulana/bantennews)

CILEGON – DPD Gerakan Mahasiswa (Gema) Al-Khairiyah Kota Cilegon meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon agar lebih bijaksana dalam mengakomodir para calon penerima Beasiswa Juare.

Permintaan itu merupakan buntut dari banyaknya mahasiswa Universitas Al-Khairiyah (Unival) dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Kota Cilegon yang gagal mendapatkan beasiswa tersebut.

“Lebih bijaksana lagi terkait penerimaan Beasiswa Juare. Karena kita meninjau masih banyak mahasiswa di Cilegon yang belum mampu secara ekonomi tidak mendapatkan beasiswa, tapi mereka punya keinginan tinggi untuk kuliah,” ujar Ketua DPD Gema Al-Khairiyah, Supardi, Selasa (9/9/2025).

Supardi mengungkapkan, ratusan mahasiswa yang datang ke kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon itu rata-rata gagal mendapatkan beasiswa, meskipun berasal dari keluarga kurang mampu.

“Di program ini kan ada Desil 1-5 itu untuk yang kurang mampu, tapi kenapa mahasiswa yang datang ke sini ini dimasukin ke Desil 6-10. Kami minta pemerintah lebih konkret lagi pertimbangannya agar yang gagal ini bisa dimasukkan ke Desil 1-5, bukan 6-10,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga berharap kepada Pemkot Cilegon dapat menambah jumlah kuota penerima Beasiswa Juara supaya pendidikan gratis di tanah perguruan tinggi di Cilegon dapat dirasakan secara merata.

“Kan ini ada klasifikasi berbeda-beda nominalnya. Ada yang Rp3 juta, Rp5 juta, dan sebagainya itu kalau bisa seperti yang dulu. Gak apa-apa Rp3 juta tapi rata dan penerima manfaatnya lebih banyak,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Cilegon, Rahmatullah menyampaikan segala aspirasi dan saran yang disampaikan oleh pihak Al-Khairiyah ini berkenaan dengan penerima Beasiswa Juare bakal ditindaklanjuti.

“Yang menjadi PR kita itu di Desil 6-10 dan juga keterbatasan kemampuan kita yang tidak mungkin mensurvey seluruh pendaftar yang ada, tapi hanya sampling di 8 kecamatan, per kecamatan itu 4 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  INCOMFEST Universitas Muhammadiyah Tangerang 2024 Disambut Antusias Pelajar

Ia juga belum dapat memastikan akan adanya penambahan kuota penerima Beasiswa Juare, meskipun banyak mahasiswa yang gagal mendapatkan program tersebut.

“Kalau memang ada kebijakan mungkin saja, tapi lagi-lagi kita belum bisa memastikan. Kami koordinasi dulu. Segala aspirasi akan kami sampaikan ke Walikota dan ditampung kemudian akan disampaikan hari ini,” tutupnya.

Penulis: Maulana
Editor: Tb Moch. Ibnu Rushd