
SERANG – Wacana pembangunan Kota Serang mencapai puncak kreativitas dengan digelarnya Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Serang Tahun 2025-2045 pada Rabu (10/1/2024).
Penjabat Walikota, Yedi Rahmat, menyoroti fokus utama dalam RPJPD, termasuk penanganan stunting, percepatan pembangunan jalan layang, moda transportasi berbasis digitalisasi, dan penataan rumah tidak layak huni.
“Harapannya, dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Banten akan memperkuat visi perubahan Kota Serang,” ujarnya.
Penjabat Walikota, Yedi Rahmat, menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat untuk merencanakan pembangunan Kota Serang selama dua dekade mendatang.
Selain itu, proyek prioritas yang tercantum dalam RPJPD menggambarkan komitmen untuk menghadirkan perubahan signifikan. Dari Flyover Kaligandu-Trondol hingga pengembangan Kawasan Sport City, inisiatif ini dirancang untuk mengangkat citra Kota Serang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Kepala Bappeda Kota Serang, Ina Linawati, menguraikan tahapan pembangunan jangka panjang, mulai dari penguatan hingga perwujudan Kota Serang Madani, Maju, dan Berkelanjutan. Semua ini menjadi pedoman bagi calon kepala daerah yang akan terlibat dalam pilkada serentak tahun 2024.
Proyek prioritas dalam RPJPD Tahun 2025-2045 melibatkan inisiatif ambisius, seperti Flyover Kaligandu-Trondol, revitalisasi Alun-alun Kota Serang, hingga pengembangan Kawasan Sport City. Dengan fokus pada infrastruktur, wisata, dan lingkungan, Kota Serang berusaha menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
“Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Kota Serang Tahun 2025-2045 memberikan sorotan menarik terhadap arah perkembangan kota,” ujarnya.
Ia memaparkan tahapan pembangunan yang terencana dengan cermat, memastikan bahwa setiap fase memiliki tujuan yang jelas.
“Dengan visi Kota Serang Madani, Maju, dan Berkelanjutan, rencana pembangunan tersebut tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tetapi juga kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (Dhe/Red)