Beranda Pemilu 2024 Ramai Dibahas, Helldy-Ati Marliati Berpotensi Berpasangan di Pilkada Cilegon 2024

Ramai Dibahas, Helldy-Ati Marliati Berpotensi Berpasangan di Pilkada Cilegon 2024

Helldy Agustian dan Ratu Ati Marliati saat acara Silaturahmi Koalisi Indonesia Maju Kota Cilegon yang digelar di Hotel Aston Cilegon, Kamis (23/11/2023) - Foto istimewa

CILEGON – Meski musim Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon masih terbilang lama, namun ternyata masyarakat Kota Baja cukup antusias membahas calon kepala daerah di Kota Cilegon pada Pemilu 2024 mendatang.

Pembahasan perihal calon Walikota Cilegon ramai diperbincangkan, khususnya di media sosial.

Belakangan terakhir muncul sosok Helldy Agustian yang saat ini menjabat Walikota Cilegon, dipasangkan dengan Ratu Ati Marliati Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Kota Cilegon.

Isu ini mencuat pasca acara Silaturahmi Koalisi Indonesia Maju Kota Cilegon yang digelar di Hotel Aston Cilegon, Kamis (23/11/2023) lalu.

Dimana Helldy dan Ati tertangkap kamera berdiri berdampingan. Ini adalah momen langka antara Helldy dan Ati bertemu.

Sehingga mencuat spekulasi banyak pihak Helldy Agustian dan Ratu Ati Marliati bisa saja berpasangan pada Pilkada 2024 mendatang.

Seperti postingan yang diunggah akun Pauri Samal yang memasang Foto Helldy Agustian yang berdampingan dengan Ratu Ati Marliati.

“Gak Bahaya Tah,” tulis Pauri Samal dalam keterangan fotonya di Facebook dikutip, Senin (27/11/2023).

Tak ayal foto tersebut banyak mendapatkan tanggapan dari para netizen.

“Sangat Bahaya,” tulis Tomi dalam kolom komentar.

Namun demikian terkait hal ini belum ada tanggapan dari masing-masing tokoh yang diisukan berpotensi berpasangan pada Pilkada 2024 mendatang.

Baik Helldy Agustian maupun Ratu Ati Marliati belum memberikan tanggapan.

Diketahui bahwa Helldy Agustian berpotensi maju kembali pada Pilkada 2024 mendatang karena berstatus Incumbent.

Sementara Ati Marliati juga sudah mendapatkan surat mandat sebagai Bakal Calon Walikota Cilegon pada Pilkada 2024 mendatang dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

(Man/Red)