PANDEGLANG – Pendopo Kantor Kecamatan Karangtanjung yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang beberapa waktu hingga saat ini masih belum mendapatkan perbaikan. Bangunan depan itu masih dibiarkan rusak seperti awal tertimpa pohon, Selasa (21/11/2023).
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (26/10/2023) lalu membuat sejumlah bangunan kantor mengalami rusak berat akibat tertimpa pohon tumbang, salah satu bangunan yang mengalami rusak yakni bangunan Kantor Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.
Sampai saat ini bagian bangunan yang mengalami rusak tetap dibiarkan begitu lantaran Pemerintah Kabupaten Pandeglang belum mengucurkan dana untuk perbaikan.
Camat Karangtanjung, Endin Haerudin menyampaikan, meski bangunan depan Kantor Kecamatan Karangtanjung mengalami rusak namun pihaknya tetap membuka pelayanan untuk masyarakat.
“Untuk pelayanan kami masih tetap berjalan dengan kondisi di aula yang seperti ini, jadi untuk pelayanan kami tidak terganggu dan tetap berjalan,” kata Endin saat ditemui di kantornya.
Ia mengaku pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan perbaikan ke Pemkab Pandeglang. Permohonan tersebut berupa rehab total untuk bangunan utama kantor kecamatan.
“Untuk ajuan kami minta direhab semua karena ring balok ini ada yang patah sehingga kami riskan kalau hanya diganti atasnya saja. Semuanya bangunan bukan hanya depan kantornya saja karena untuk memaksimalkan keselamatan,” ungkapnya.
Menurutnya, tim verifikasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang sudah datang ke lokasi untuk memperkirakan anggaran yang nanti digunakan.
“Alhamdulillah sudah ada tindak lanjut dari pemerintah daerah, kemarin sudah diverifikasi yang ditugaskan dari DPUPR sudah datang kesini dan katanya mau ditindaklanjuti,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima dari dinas terkait, rehab bangunan kantor kecamatan baru bisa dilakukan menggunakan anggaran tahun 2024. Pasalnya, untuk anggaran tahun 2023 semuanya sudah terposkan.
“Kalau masalah anggaran itu (ada di) dinas teknis. Intinya ajuan yang kami kawal itu sudah ditindaklanjuti jadi tinggal nunggu aja perbaikannya, kalau tidak salah informasinya itu awal tahun 2024,” tutupnya. (Med/Red)
