Beranda Pemerintahan 95 Persen Direksi BUMD Banten Diproyeksikan Diisi Wajah Baru

95 Persen Direksi BUMD Banten Diproyeksikan Diisi Wajah Baru

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah saat dimintai keterangan. (Audindra/bantennews)

SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan perombakan besar jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sekitar 95 persen posisi direksi diproyeksikan diisi figur baru.

Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah mengatakan, seleksi calon direksi masih berjalan. Pemprov Banten kini menyisir hasil setiap tahapan sebelum menentukan nama yang akan memimpin BUMD.

“Laporan Pak Sekda dengan Pak Karo Ekbang, saat ini masih di tahapan-tahapannya. Yang lulus sekian, yang tidak lulus sekian. Sekarang lagi masih disisir,” kata Dimyati, Jumat (28/8/2026).

Dimyati menyebut, mayoritas calon direksi kemungkinan berasal dari wajah baru. Ia menilai penyegaran manajemen menjadi bagian penting dalam reformasi BUMD.

“Kayaknya 95 persen baru ya, kayaknya,” ujarnya.

Menurut Dimyati, Pemprov Banten tidak sekadar mengganti pejabat lama. Pemerintah juga mencari figur yang memiliki kompetensi, rekam jejak dan integritas untuk memperbaiki kinerja perusahaan daerah.

Sejumlah pejabat lama masih bertahan hingga tahap tiga besar seleksi. Namun, Dimyati belum memastikan posisi mereka setelah proses seleksi selesai.

“Kalau menurut saya nanti yang baru-baru ya, banyak yang baru. Tapi kita lihat nanti yang lama bagaimana. Intinya kita ingin mereformasi organisasi yang ada,” tegasnya.

Bagi pejabat lama yang tidak terpilih sebagai direksi, Pemprov Banten masih membuka kemungkinan penempatan pada posisi lain di lingkungan BUMD. Pemerintah akan mempertimbangkan rekam jejak dan integritas masing-masing.

“Kalau misalnya yang bersangkutan nggak masuk sebagai direksi, maka dia pada positioning di tempat yang sama. Yang penting jangan tersangkut masalah hukum,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten  Deden Apriandhi Hartawan mengatakan, proses seleksi masih menunggu hasil Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Pemprov Banten menggelar UKK bersama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) pada 8-9 Agustus 2026.

Baca Juga :  Bupati Lebak Temui Forkopimda, Bahas Stabilitas Daerah hingga Ketahanan Pangan

Deden mengaku, belum menerima laporan resmi dari tim penilai Untirta terkait rekapitulasi nilai seluruh peserta.

“UKK dilaksanakan tanggal 8 sampai 9. Namun, saya belum menerima laporan pastinya kapan tim penilai dari Untirta menyelesaikan rekapitulasi nilai para peserta,” ujar Deden.

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd