Beranda Bisnis 800 Pelanggan Tirta Al-Bantani di Kota Serang Belum Beralih ke Tirta Madani

800 Pelanggan Tirta Al-Bantani di Kota Serang Belum Beralih ke Tirta Madani

Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang, Arif Setiawan. (Adef/bantennews)

SERANG – Sebanyak 800 pelanggan Perumdam Tirta Al-Bantani Kabupaten Serang yang tinggal di wilayah administrasi Kota Serang belum bisa langsung beralih ke Perumdam Tirta Madani. Pengalihan layanan masih menunggu penilaian aset jaringan air bersih yang kini menjadi milik Perumdam Tirta Al-Bantani.

Kedua perusahaan daerah telah membahas rencana tersebut. Namun, persoalan aset menjadi penentu karena jaringan dan instalasi sambungan rumah yang melayani ratusan pelanggan itu masih berada dalam kepemilikan Perumdam Tirta Al-Bantani.

Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang, Arif Setiawan, mengatakan 800 pelanggan tersebut tersebar di sejumlah kawasan perumahan, termasuk Bumi Agung Permai 2 dan Mandala Citra Indah.

“Pelanggan Tirta Al-Bantani Kabupaten Serang yang masih aktif di Kota Serang ada 800 pelanggan yang masih dilayani oleh Kabupaten Serang,” kata Arif, Senin (24/8/2026).

Arif menegaskan, kedua perusahaan tidak bisa sekadar memindahkan data pelanggan. Mereka harus lebih dulu memastikan kepemilikan, kondisi, kelayakan, dan nilai jaringan serta instalasi yang selama ini menopang layanan air bersih.

Perumdam Tirta Madani dan Tirta Al-Bantani kini menyiapkan tahapan appraisal atau penilaian aset. Hasil penilaian itu akan menentukan apakah aset tersebut layak dialihkan sekaligus menjadi dasar nilai pengalihan.

“Kami sudah melakukan rapat bersama Tirta Al-Bantani Kabupaten Serang. Mungkin nanti akan dilakukan appraisal oleh instansi terkait, apakah oleh BPKP, untuk dinilai aset tersebut kira-kira bagaimana dan kelayakannya,” ujarnya.

Menurut Arif, penilaian resmi penting agar pengalihan aset dan pelayanan tidak berlangsung berdasarkan perkiraan. Perumdam Tirta Madani juga belum mengetahui nilai aset yang berpotensi beralih karena masih menunggu hasil appraisal.

“Apakah layak atau tidak aset instalasi sambungan rumah diserahkan kepada kami. Nanti kita masih menunggu hasil appraisal,” katanya.

Baca Juga :  Truk Nyaris 'Terjun' dari Atas Terowongan Kereta di Cikeusal

Hingga kini, kedua perusahaan masih menjalankan proses pembahasan dan belum menetapkan pengalihan aset maupun pelanggan. Arif berharap seluruh tahapan dapat rampung pada tahun ini.

“Memang dalam proses. Mudah-mudahan di tahun ini,” tuturnya.

Jika appraisal dan kesepakatan kedua pihak rampung, 800 pelanggan Tirta Al-Bantani di wilayah Kota Serang akan masuk ke cakupan layanan Perumdam Tirta Madani. Namun, tanpa hasil penilaian aset dan kesepakatan resmi, pengalihan tersebut belum bisa berjalan.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd