LEBAK — Sebanyak 741 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Lebak dipastikan siap berangkat ke Tanah Suci pada 15 Mei 2026 mendatang. Pemberangkatan dibagi dalam dua kelompok terbang (kloter) dengan persiapan yang disebut hampir rampung.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Wilayah Kabupaten Lebak, Halimatussadiah mengungkapkan, jumlah tersebut merupakan hasil penyesuaian dari total kuota awal.
“Dari total 745 CJH, tiga orang meninggal dunia dan satu orang mengalami sakit permanen. Jadi yang siap berangkat tahun ini sebanyak 741 jemaah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, proses pelimpahan kuota bagi jemaah yang meninggal masih menunggu kebijakan pemerintah pusat. Sistem penyelenggaraan haji yang terintegrasi membuat daerah harus mengikuti arahan pusat.
“Ketika pelimpahan dibuka, kami sudah siap agar kuota tidak kosong,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi kekosongan, pihaknya telah menyiapkan sekitar 200 jemaah cadangan. Mereka sudah memenuhi seluruh persyaratan, mulai dari istitoah kesehatan hingga pelunasan biaya haji.
“Kalau ada kuota yang kosong, cadangan bisa langsung mengisi. Kalau tidak, mereka menunggu tahun berikutnya,” jelasnya.
Dari sisi kesiapan teknis, Halimatussadia memastikan progres telah mencapai sekitar 90 persen. Mayoritas dokumen jemaah sudah rampung, tinggal penyelesaian tahap akhir seperti distribusi perlengkapan.
“Secara umum sudah siap, tinggal hal teknis seperti pembagian koper,” katanya.
Dengan persiapan yang hampir tuntas, Pemkab Lebak bersama Kementerian Haji memastikan proses pemberangkatan jemaah berjalan lancar dan tertib, sekaligus memberikan pelayanan maksimal bagi para tamu Allah.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
