Beranda Peristiwa 708 Jemaah Haji Lebak Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

708 Jemaah Haji Lebak Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

312
0
Ilustrasi - foto istimewa ivoox.id

LEBAK – Kuota calon haji Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada musim haji 2019 mencapai sebanyak 708 orang jamaah dan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci, di Arab Saudi, pada 29 Juli 2019 dengan kelompok terbang (kloter) 53 melalui Embarkasi Jakarta.

“Kami minta semua calon haji Kabupaten Lebak selalu menjaga kesehatan,” kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak, H. Humaedi Hakim, Rabu (10/7/2019).

Ia menjelaskan pemberangkatan calon haji Kabupaten Lebak terbagi tiga kloter, yakni pertama kloter 53 pada tanggal 29 Juli 2019 sebanyak 385 jamaah.

Selanjutnya, kloter 54 pada tanggal 2 Agustus 2019 sebanyak 315 jamaah.

Menurut dia, jadwal keberangkatan kloter 53 dan kloter 54 langsung melalui Embarkasi Jakarta.

Sedangkan, sisanya 8 calon jamaah haji diberangkatkan pada 5 Agustus 2019 dan digabungkan dengan kloter Kabupaten Serang.

“Kami saat ini tengah mempersiapkan visa calon jamaah haji agar segera mendapatkan paspor untuk mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci,” katanya dilansir AntaraNews.com.

Ia mengatakan bahwa para jamaah calon haji dalam melaksanakan proses ibadah haji di tanah suci didampingi sebanyak 16 petugas. Para etugas itu terdiri atas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dua orang, Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) enam orang dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) empat orang.

Petugas haji itu, kata dia,  nantinya akan membimbing selama menjalankan ibadah haji sesuai rukun ibadah haji agar menjadi haji mabrur.

“Kami minta calon haji agar menaati para petugas pendamping mulai keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air,” katanya.

Ia menyebutkan, untuk daftar tunggu jmaah calon haji di Kabupaten Lebak sampai dengan 2037 dengan jumlah 11.806 orang.

Selama ini, minat masyarakat untuk melaksanakan rukun Islam kelima cukup tinggi.

“Kami minta warga yang masuk daftar tunggu agar bersabar dan berharap ada penambahan kuota,” demikian Humaedi. (Red)