Beranda Peristiwa 671 Calon Jemaah Haji Asal Pandeglang Ikuti Tes Kebugaran

671 Calon Jemaah Haji Asal Pandeglang Ikuti Tes Kebugaran

Calon jamaah haji jalani tes kebugaran.(Madani/bantennews)

PANDEGLANG – Sebanyak 671 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Pandeglang mengikuti pembinaan kesehatan dan tes kebugaran di Stadion Badak Pandeglang. Kegiatan ini dilakukan untuk mempersiapkan kondisi fisik jemaah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 2027.

Sebelum menjalani tes kebugaran, jemaah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter dan perawat dari sejumlah puskesmas di Pandeglang. Pemeriksaan meliputi pengecekan darah dan tekanan darah.

Khusus jemaah berusia 60 tahun ke atas, mereka disarankan menjalani pemeriksaan EKG atau rekam jantung yang sebelumnya telah dilakukan di RSUD Berkah Pandeglang.

Jemaah yang dinyatakan memenuhi syarat kemudian mengikuti tes kebugaran dengan berjalan kaki atau berlari kecil sejauh 1,6 kilometer atau empat putaran stadion. Hasil tes dicatat dalam Kartu Menuju Bugar (KMB) dengan kategori baik, cukup, atau kurang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pandeglang, Supardi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengukur sekaligus meningkatkan kesiapan fisik calon jemaah sebelum keberangkatan.

“Jemaah haji itu harus sehat, bugar, dan semangat. Kegiatan ini penting untuk mengedukasi calon jemaah agar membiasakan diri menjaga kesehatan dan rutin berolahraga,” kata Supardi saat ditemui di Stadion Badak Pandeglang, Jumat (30/10/2026).

Supardi menegaskan, sebanyak 671 calon jemaah telah terdata mengikuti kegiatan tersebut. Adapun jumlah jemaah lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki penyakit penyerta masih menunggu pendataan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang.

Supardi mengungkapkan, hasil tes kebugaran akan menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kondisi fisik masing-masing jemaah. Mereka yang masuk kategori kurang akan diberikan edukasi agar rutin meningkatkan aktivitas fisik.

“Kami edukasi supaya jemaah rutin berolahraga, minimal 30 menit setiap hari. Bisa dengan berjalan kaki setelah salat Subuh di sekitar rumah. Jangan hanya berolahraga ketika ada pemeriksaan atau menjelang keberangkatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPRD Pandeglang Kutuk Keras Oknum Satpol-PP Pemalak PKL Alun-alun

Meski demikian, tidak semua jemaah langsung mengikuti tes kebugaran. Petugas terlebih dahulu memeriksa tekanan darah untuk memastikan kondisi mereka aman dalam menjalani aktivitas fisik. Jemaah dengan tekanan darah tinggi harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Supardi menambahkan, pembinaan dan pemantauan kebugaran akan dilanjutkan melalui puskesmas di masing-masing kecamatan hingga menjelang keberangkatan.

“Kami berharap jemaah yang berangkat pada 2027 nanti dalam kondisi sehat, aman, nyaman, dan bahagia, sehingga bisa menjalankan ibadah dengan baik dan mendapatkan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.

Penulis: Mg-Madani Prasetia
Editor: Tb Ahmad Fauzi