SERANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 638 warga Baduy mengikuti skrining tuberkulosis (TBC) sekaligus cek kesehatan gratis di wilayah adat tersebut. Namun, hingga kini hasil pemeriksaan belum dipublikasikan.
Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat Baduy, baik di wilayah Baduy Luar maupun Baduy Dalam, termasuk para pengunjung.
Ia menyebutkan, skrining dilakukan bersamaan dengan program cek kesehatan gratis dan pengobatan langsung di lokasi. Pelayanan dibuka di tiga titik, yakni Ciboleger, Binong, dan Cijahe.
Menurutnya, lokasi di Ciboleger menyasar warga Baduy Luar. Sementara kegiatan di Binong difokuskan untuk warga Baduy Dalam, khususnya di Kampung Cikertawana dan Cibeo. Adapun titik di Cijahe diperuntukkan bagi warga di wilayah Cikeusik.
“Yang mengikuti skrining ada 638 orang yang dilakukan CKG dan skrining TBC,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai hasil pemeriksaan, Ati belum bersedia membeberkannya. Ia hanya memastikan warga yang terindikasi langsung mendapatkan penanganan medis.
“Yang terindikasi langsung kita obati. Nanti pada waktunya, sesuai arahan Pak Gubernur, hasilnya akan diumumkan,” katanya.
Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Usman Temposo
